Zulhas Respons Polemik Impor Pikap dari India untuk Kopdes Merah Putih
Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) saat ditemui di Gedung DPR RI, Kamis (27/2/2026).(KOMPAS.com/Tria Sutrisna)
18:30
26 Februari 2026

Zulhas Respons Polemik Impor Pikap dari India untuk Kopdes Merah Putih

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan buka suara soal kelanjutan rencana impor mobil pikap dari India untuk kebutuhan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Pria yang akrab disapa Zulhas itu menyatakan bahwa pelaksanaan program tersebut adalah PT Agrinas Pangan Nusantara.

“Itu bagiannya Agrinas Pangan, bisa ditanya langsung,” kata Zulhas saat ditemui di Gedung DPR RI, Kamis (27/2/2026).

Baca juga: Adian Napitupulu Dukung Penundaan Impor Mobil Pikap India, Ingatkan TKDN

Saat ditanya apakah rencana impor tersebut akan tetap dilanjutkan atau ditunda, Zulhas kembali menegaskan agar hal itu dikonfirmasi kepada pihak pelaksana program.

“Pelaksanaannya bukan di kita kan ya. Jadi tanya langsung ke Agrinas Pangan,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta pemerintah menunda rencana impor 105.000 unit mobil pikap dari India hingga ada pembahasan lebih lanjut dengan Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga: Kenapa Harus Impor Pikap dari India? Ini Klarifikasi Lengkap Agrinas

Dasco mengatakan, penundaan diperlukan agar pemerintah dapat mengkaji secara detail kesiapan industri dalam negeri serta meminta masukan dari pelaku usaha nasional.

“Presiden pada saat pulang akan membahas detail-detail mengenai impor tersebut. Dan tentunya juga presiden akan meminta pendapat dan mengkalkulasi kesiapan dari perusahaan dalam negeri,” kata Dasco di Gedung DPR RI, Senin (23/2/2026).

Adapun PT Agrinas Pangan Nusantara sebelumnya menyatakan tengah mengimpor kendaraan dari India untuk mendukung operasional Kopdes Merah Putih.

Baca juga: Impor 105.000 Pikap India, Bos Agrinas: Kami Sudah DP 30 Persen

Impor itu mencakup 35.000 unit pikap 4x4 dari Mahindra & Mahindra, 35.000 unit pikap 4x4 dari Tata Motors, serta 35.000 unit truk roda enam.

Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, mengatakan pemilihan produk dari India didasarkan pada faktor harga yang lebih kompetitif serta keterbatasan kapasitas produksi dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan dalam waktu singkat.

Menurut dia, harga pikap 4x4 di pasar domestik relatif tinggi, sementara produk dari India bisa diperoleh hampir setengah lebih murah sehingga dinilai lebih efisien bagi penggunaan APBN.

Selain itu, kemampuan produksi nasional dinilai belum mencukupi untuk pengadaan hingga 70.000 unit pikap 4x4 dalam periode yang ditargetkan tanpa mengganggu distribusi kendaraan untuk kebutuhan lain.

Kendaraan tersebut rencananya digunakan untuk mendukung distribusi komoditas hingga ke wilayah dengan medan berat, termasuk akses ke area persawahan yang membutuhkan kendaraan berpenggerak empat roda.

Tag:  #zulhas #respons #polemik #impor #pikap #dari #india #untuk #kopdes #merah #putih

KOMENTAR