KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026
Tampilan kereta ekonomi kerakyatan KAI.(Dok. KAI)
21:42
24 Februari 2026

KAI Hadirkan Kereta Ekonomi Kerakyatan untuk Dukung Arus Mudik, Tiket Dijual Mulai 25 Februari 2026

- PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI berkomitmen mendukung kelancaran arus mudik dan menjaga keterjangkauan layanan selama Lebaran 2026 dengan menghadirkan kereta ekonomi kerakyatan.

Sarana tersebut merupakan hasil modifikasi kereta ekonomi AC package generasi sebelumnya yang dikerjakan oleh Insan Balai Yasa Manggarai. Modifikasi difokuskan pada interior serta konfigurasi kursi untuk meningkatkan pengalaman perjalanan jarak jauh.

Setiap unit terdiri atas 93 tempat duduk dengan formasi 3:2 yang lebih ergonomis dan lapang dibandingkan susunan kereta ekonomi generasi sebelumnya yang berkapasitas 106 kursi.

Selain itu, rangkaian kereta ekonomi kerakyatan juga memiliki fitur reversible yang memungkinkan arah kursi dapat disesuaikan dengan laju kereta api untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan.

Baca juga: Catat, Ini Batas Ukuran dan Berat Bagasi Kabin Kereta agar Tidak Kena Biaya Tambahan

Dari sisi tarif, kereta ekonomi kerakyatan berada di atas kereta public service obligation (PSO) yang disubsidi pemerintah dan di bawah ekonomi reguler.

Skema tarif tersebut memberikan alternatif bagi masyarakat yang menginginkan harga tetap terjangkau dengan fasilitas yang lebih baik dibandingkan kelas ekonomi bersubsidi.

Vice President (VP) Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa kereta ekonomi kerakyatan disiapkan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat selama mudik Lebaran 2026.

“Kereta ekonomi kerakyatan kami hadirkan untuk memperluas akses perjalanan Lebaran. Kapasitas bertambah, kenyamanan meningkat, dan tarif terjangkau. Ini bagian dari strategi menjaga keseimbangan antara daya angkut dan kualitas perjalanan saat permintaan Lebaran meningkat,” ujar Anne dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (24/2/2026).

Baca juga: Mudik Lebaran 2026, Pemerintah Perkuat Pengamanan Simpul Transportasi

Ia menambahkan, modifikasi yang dilakukan pada kereta ekonomi kerakyatan menjadi bagian dari inovasi layanan untuk meningkatkan kapasitas dalam waktu singkat.

“Lebaran menuntut kesiapan menyeluruh. Melalui inovasi pada sarana yang ada, kapasitas bertambah dan kualitas perjalanan meningkat. Pelanggan memiliki lebih banyak pilihan jadwal serta kelas sesuai kebutuhan,” jelas Anne.

Sebagai informasi, kereta ekonomi kerakyatan dirangkaikan pada KA Tambahan relasi Pasarsenen–Lempuyangan dengan komposisi lima kereta eksekutif berjumlah 250 tempat duduk dan empat kereta ekonomi kerakyatan dengan total 372 tempat duduk.

Rangkaian tersebut beroperasi pada KA 7039 Tambahan Lempuyangan–Pasarsenen dengan keberangkatan pukul 06.00 WIB dan tiba 13.56 WIB, serta KA 7040 Tambahan Pasarsenen–Lempuyangan yang berangkat pukul 15.25 WIB dan tiba 22.57 WIB.

Baca juga: Siap-siap War Tiket, KAI Finalisasi KA Tambahan untuk Mudik Lebaran 2026

Adapun penjualan kereta ekonomi kerakyatan akan dimulai pada 25 Februari 2026 pukul 00.00 WIB untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026. Tiket dapat dibeli melalui aplikasi Access by KAI dan platform penjualan resmi lainnya.

Tag:  #hadirkan #kereta #ekonomi #kerakyatan #untuk #dukung #arus #mudik #tiket #dijual #mulai #februari #2026

KOMENTAR