Senang Melihatmu Susah, 7 Cara Mengenali Teman Palsu Menurut Psikolog
Rupnya senang melihatmu susah, 7 cara mengenali teman palsu menurut Psikolog
06:50
10 Desember 2024

Senang Melihatmu Susah, 7 Cara Mengenali Teman Palsu Menurut Psikolog

- Ada kalanya harus melihat apakah seseorang yang kau anggap teman tulus bersahabat atau tidak.

Jangan malah ia akan senang melihatmu susah.

Jika benar demikian ia seorang sahabat palsu.

Berikut 7 cara mengenalinya menurut Psikolog dikutip dari Geediting pada 10 Desember 2024.

1. Jarang memberi

Persahabatan adalah tentang keseimbangan. Tentang memberi dan menerima, berbagi dan peduli.

Namun, waspadalah terhadap yang selalu menjadi penerima.

Mereka senang menikmati bantuan, waktu, dan sumber daya Anda, tetapi saat tiba saatnya untuk membalas, mereka tidak ada di mana pun.

2. Muncul saat kesenangan ada

Pernahkah memperhatikan seorang teman yang selalu ada di saat-saat pesta, tertawa, dan bersenang-senang, tetapi menghilang saat dirimu membutuhkan bantuan teman?

Psikolog memberi tahu kita bahwa ini adalah tanda lain dari teman yang palsu.

Teman sejati adalah mereka yang tetap bersama saat badai, bukan hanya saat matahari bersinar.

Mereka ada untuk berbagi kegembiraan dan kesedihan karena mereka benar-benar peduli pada Anda.

3. Sering mengkritik

Teman palsu tampaknya senang menyoroti kekurangan Anda, dan sering kali kritikan mereka datang tanpa maksud positif atau membantu.

Seolah-olah mereka mendapatkan kesenangan yang menyimpang dengan menjatuhkan Anda.

4. Jengkel melihat dirimu sukses

Mereka mungkin tersenyum dan memberi selamat kepadamu tetapi tidak ada antusiasme yang tulus dalam tanggapan.

Bahkan mungkin meremehkan pencapaian atau dengan cepat mengalihkan fokus kembali ke diri mereka sendiri.

Menurut psikolog, perilaku seperti ini sering kali dipicu oleh kecemburuan dan rasa tidak aman.

5. Tak menghormati privasi

Kita semua punya batasan, garis yang membatasi apa yang membuat kita nyaman. Batasan ini bisa bersifat fisik, emosional, atau bahkan terkait dengan waktu dan energi kita.

Seorang sahabat sejati menghormati batasan-batasan ini.

Namun, bagaimana dengan teman palsu? Mereka tidak memahaminya, atau lebih buruk lagi memilih untuk mengabaikannya.

Ia terus-menerus mendorongmu ke dalam situasi yang membuat tidak nyaman atau membuat tuntutan.

6. Mengkhianati kepercayaan

Teman palsu bisa saja merusak kepercayaan dengan membagi rahasia, berbohong kepada Anda, atau tidak menepati janji.

Pelanggaran ini bisa menyakitkan dan berujung pada keretakan dalam persahabatan.

7. Tidak ada saat dibutuhkan

Saat Anda mengalami masa sulit, sahabat sejati adalah mereka yang hadir. Mereka siap mendengarkan, memberi kata-kata penghiburan, atau sekadar duduk diam bersama.

Sebaliknya, teman palsu sering kali menghilang saat sangat membutuhkannya.

Mereka mungkin mencari alasan, mengalihkan topik pembicaraan, atau tidak menanggapi panggilan atau pesa.
***

Editor: Hanny Suwindari

Tag:  #senang #melihatmu #susah #cara #mengenali #teman #palsu #menurut #psikolog

KOMENTAR