Apa Bedanya Yoga dan Pilates? Ketahui Mana yang Lebih Tepat untuk Tubuhmu
- Menjaga kesehatan diri kini bukan lagi sekadar pemenuhan kewajiban, melainkan telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari gaya hidup sehari-hari.
Terutama, karena saat berolahraga, perasaan menjadi jauh lebih baik. Aktivitas fisik terbukti tidak hanya memengaruhi kondisi tubuh, tetapi juga memberikan dampak besar pada kesehatan mental.
Ada berbagai jenis olahraga yang bisa dilakukan, termasuk yoga dan pilates. Keduanya sekilas tampak serupa, tetapi sebenarnya cukup berbeda.
Baca juga: Tak Hanya Bantu Tubuh Lentur, Yoga Juga Baik untuk Kesehatan Mental
"Kedua disiplin ilmu ini menyatukan kekuatan untuk menghubungkan tubuh, pikiran, dan napas," kata pakar kebugaran Diego Moya, PhD, dikutip dari Hello! Magazine, Minggu (22/2/2026).
Lantas, mana yang tepat untukmu?
Mengenal perbedaan dasar yoga dan pilates
Yoga dan pilates memiliki satu pilar fundamental yang sama, yaitu pernapasan sadar (conscious breathing).
Fokus pada teknik napas tidak hanya membantu menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh, tetapi juga mendorongmu untuk tetap terhubung dengan momen saat ini.
Ilustrasi pilates untuk ibu hamil.
Menurut Moya, hal ini efektif dalam mengurangi tingkat stres dan memunculkan rasa tenang di dalam diri.
Kedua olahraga ini bisa dipraktikkan di mana saja, baik di rumah, studio, maupun di luar ruangan, yang saat ini tengah menjadi tren wellness global.
Jika kamu memilih berolahraga di alam terbuka, terhubung dengan lingkungan sekitar tentu akan memperkaya pengalamanmu.
Sementara itu, jika dilakukan di dalam ruangan, mendengarkan musik relaksasi dapat membantu menciptakan suasana yang mendukung konsentrasi dan ketenangan.
Yoga untuk ketenangan pikiran
Yoga merupakan disiplin kuno yang memadukan postur fisik (asana), latihan pernapasan (pranayama), dan meditasi. Tujuan utama yoga adalah mencapai persatuan antara tubuh dan pikiran.
Manfaatnya pun jauh melampaui sekadar meningkatkan fleksibilitas, karena mencakup:
Baca juga: 3 Manfaat Posisi Yoga Kaki Diangkat ke Dinding
Melakukan gerakan yoga bisa menjadi salah satu cara untuk mengobati sakit kepala.
- Mengurangi stres: Latihan rutin dapat menurunkan kadar kortisol alias hormon stres, dan memperbaiki suasana hati.
- Kualitas tidur yang lebih baik: Sesi yoga di malam hari sangat ideal untuk membuat tubuh rileks dan mempersiapkan pikiran demi tidur yang nyenyak dan restoratif.
- Memperkuat sistem imun: Dengan berkurangnya stres, daya tahan alami tubuh juga ikut menguat.
- Meningkatkan rasa percaya diri: Hubungan dengan inner self membantu memperkuat penerimaan diri.
Menurut Moya, salah satu momen krusial dalam yoga adalah Savasana atau pose relaksasi yang dilakukan di akhir setiap sesi.
Pose ini memungkinkan tubuh untuk mengembalikan keseimbangan energi dan pikiran mencapai ketenangan yang dalam. Ini adalah teknik sederhana, tetapi sangat kuat untuk menghapus ketegangan yang menumpuk.
Pilates, solusi penguatan otot inti dan postur
Jika yoga lebih menitikberatkan pada koneksi pikiran dan tubuh, pilates lebih fokus pada penguatan otot inti dan perbaikan postur tubuh.
Baca juga: 6 Manfaat Latihan Pilates, Apa Saja?
Ilustrasi pilates. Konsistensi dan pernapasan jadi hal yang penting ketika melakukan pilates untuk pemula.
Disiplin yang diciptakan oleh Joseph Pilates ini sangat ideal bagi mereka yang ingin mengencangkan tubuh, mencegah cedera, dan memperkuat punggung. Manfaatnya meliputi:
- Penguatan otot: Pilates melatih semua kelompok otot secara seimbang, yang meningkatkan kekuatan fisik dan stamina.
- Koreksi postur: Pilates sangat berguna bagi penderita nyeri punggung atau masalah postur karena mampu memperkuat otot-otot stabilisator.
- Fleksibilitas yang lebih baik: Meski bukan fokus utama, pilates turut membantu elastisitas otot.
- Mencegah cedera: Memperkuat otot inti mengurangi risiko cedera saat beraktivitas sehari-hari atau olahraga lain.
Berbeda dengan yoga, pilates cenderung lebih dinamis dan bersifat fisik. Hal ini menjadikannya opsi yang sangat baik, jika mencari aktivitas yang lebih intens tanpa kehilangan koneksi pikiran dan tubuh.
Mana yang harus dipilih?
Keputusan antara memilih yoga atau pilates kembali pada kebutuhan dan tujuan pribadimu. Jika mencari latihan menyeluruh yang mencakup aspek fisik, mental, hingga spiritual, yoga mungkin menjadi pilihan terbaik.
Yoga sangat disarankan bagi mereka yang butuh meredakan stres atau melatih koneksi batin. Namun, jika prioritasmu adalah memperkuat tubuh, memperbaiki postur, atau sebagai pelengkap program olahraga lain, pilates adalah pilihan yang ideal.
Perlu diingat bahwa yoga dan pilates sebenarnya saling melengkapi, sehingga kamu bisa memasukkan keduanya ke dalam jadwal olahraga mingguanmu tanpa harus memilih salah satu saja.
Baca juga: 7 Tips Pilates agar Latihan Lebih Efektif dan Hasilnya Maksimal
Tag: #bedanya #yoga #pilates #ketahui #mana #yang #lebih #tepat #untuk #tubuhmu