7 Fakta Little St. James, Pulau Pedofil Milik Jeffrey Epstein
Ilustrasi pulau pribadi Jeffrey Epstein (Pexels/Mikhail Nilov)
17:03
5 Februari 2026

7 Fakta Little St. James, Pulau Pedofil Milik Jeffrey Epstein

Rilisnya banyak data pada Epstein Files menimbulkan dinamika yang berpengaruh pada banyak orang. Tidak hanya nama-nama dan data yang tersaji pada lebih dari 3 juta lembar file digital, namun perhatian juga tertuju pada Pulau Little St. James. 7 fakta Little St. James, pulau pedofil milik Jeffrey Epstein, dapat Anda cermati di artikel singkat kali ini.

Epstein yang dinyatakan telah meninggal dunia beberapa tahun lalu kembali terangkat namanya, setelah banyak file email dan berkas digital yang terkait dengan namanya mencuat ke permukaan.

Tidak hanya terkait dengan namanya sendiri, berkas ini juga menyebutkan banyak sekali nama besar tokoh dunia, termasuk Presiden Donald Trump, artis internasional, dan bahkan beberapa nama tokoh Indonesia.

Meski demikian, mari fokuskan bahasan di artikel ini pada 7 fakta Little St. James, yang disebut sebagai pulau pedofil milik Jeffrey Epstein.

1. Tidak Lagi Dimiliki Epstein

Menurut data yang beredar, Pulau Little St. James kini tidak lagi berada di bawah nama Jeffrey Epstein. Pulau ini telah dibeli oleh seorang miliarder bernama Stephen Deckooff, yang dikenal sebagai pendiri Black Diamond Capital Management.

Pembelian dilakukan bersamaan dengan Great St. James, dengan harga US$60 juta, atau setara dengan Rp940 miliar dalam kurs terkini.

2. Disukai karena Isolasinya

Dua pulau ini, Little St. James dan Great St. James, disukai Epstein karena isolasinya. Hal ini terungkap pada tahun 2012 lalu, ketika Epstein melakukan presentasi bisnis pada beberapa pihak, dan menyinggung bahwa Kepulauan Virgin tempat dua pulau tersebut berada sangat sempurna karena terisolasi.

Hal ini diperkuat dengan beberapa tayangan dan konten yang menyebutkan bahwa penjagaan di sekitar dua pulau tersebut benar-benar ketat.

3. Sempat Digerebek pada 2019

Hanya beberapa hari setelah kematian Epstein di dalam penjara pada 10 Agustus 2019 lalu, pihak berwajib, dalam hal ini FBI, melakukan penggerebekan di Pulau Little St. James. Penggerebekan ini juga melibatkan Departemen Kepolisian New York.

Hasilnya adalah lebih dari 300 GB data dan banyak bukti fisik terkait hal-hal yang tidak wajar, jika mengacu pada sebuah memo dari FBI yang kemudian beredar luas.

4. Akses Tunggal

Meski umumnya sebuah pulau dapat diakses dengan via transportasi udara dan laut, namun berbeda dengan Little St. James. Pulau ini dikabarkan hanya bisa diakses dengan helikopter saja.

Tersedia akses dengan kapal, namun hal ini memerlukan otoritas yang lebih tinggi dan perjalanan yang terverifikasi.

5. Kuil Aneh dan Patung Sapi

Di dalam pulau tersebut juga terdapat kuil yang berbentuk aneh. Kuil ini memiliki garis biru, jam matahari, dan patung sapi Holstein-Friesian, yang dikatakan selalu bergerak sepanjang waktu ketika tampak oleh masyarakat sekitar.

Di dalam pulaunya juga terdapat beberapa kolam renang, lapangan tenis, helipad, dan vila untuk para tamu.

6. Lokasi Geografis

Great St. James dan Little St. James sendiri berada di area Kepulauan Virgin di Amerika Serikat. Letaknya berada di lepas pantai selatan St. Thomas yang sebenarnya cukup terlihat dari daratan utama.

Luasnya sendiri mencapai 70 hingga 78 hektar, dan dipadati oleh bangunan-bangunan dan fasilitas mewah.

7. Dijaga Ketat

Selama berada di bawah kepemilikan Epstein, pulau ini dikabarkan memiliki penjagaan yang ketat. Tidak hanya itu, pulau ini juga tertutup bagi otoritas setempat. Di tahun 2018 dikabarkan Epstein menolak memberikan akses pada petugas untuk memverifikasi alamatnya.

Tersiar kabar bahwa pernah terdapat korban remaja yang mencoba melarikan diri dengan cara berenang, namun ditangkap oleh rekan Epstein.

Itu tadi 7 fakta Little St. James, pulau pedofil milik Jeffrey Epstein yang bisa disampaikan, semoga berguna!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Editor: Ruth Meliana

Tag:  #fakta #little #james #pulau #pedofil #milik #jeffrey #epstein

KOMENTAR