Kapan Idul Fitri 2026? Cek Jadwal Versi Muhammadiyah, Pemerintah, dan NU
Kapan Idul Fitri 2026? Ini Versi Muhammadiyah, Pemerintah, dan NU (suara)
08:41
10 Januari 2026

Kapan Idul Fitri 2026? Cek Jadwal Versi Muhammadiyah, Pemerintah, dan NU

Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, penentuan awal puasa 2026 kembali menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Seperti tahun-tahun sebelumnya, perbedaan metode penetapan awal Ramadhan di antara organisasi keagamaan kerap memunculkan perbedaan tanggal mulai berpuasa.

Kondisi ini bukanlah hal baru dan telah menjadi bagian dari dinamika penetapan kalender Islam di Indonesia, yang menjunjung tinggi prinsip toleransi dan saling menghormati.

Di Indonesia, ada beberapa versi penentuan Idul Fitri yang diprakarsai oleh pemerintah, organisasi Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah. Muhammadiyah sendiri pun sudah menetapkan hilal untuk awal puasa, sedangkan pihak pemerintah dan NU masih akan menunggu hilal sesuai perhitungan.

Lalu, kapan sebenarnya Idul Fitri akan dilaksanakan? Simak inilah 3 versi penetapan hari raya Idul Fitri versi masing-masing.

Awal Puasa 2026 Menurut Muhammadiyah

Muhammadiyah telah menetapkan secara resmi bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Keputusan ini ditetapkan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah dengan menggunakan metode hisab hakiki, yang mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) sebagaimana tercantum dalam Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025.

Berdasarkan hasil perhitungan astronomi yang dilakukan, ijtima’ menjelang Ramadhan terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 12.01.09 UTC. Saat matahari terbenam pada hari tersebut, kriteria visibilitas hilal Parameter Kalender Global (PKG) 1 belum terpenuhi di seluruh wilayah dunia.

Namun, setelah melewati pukul 24.00 UTC, kriteria PKG 2 telah terpenuhi di wilayah daratan Amerika. Pada saat itu, posisi bulan tercatat memiliki ketinggian 5°23’35” dengan elongasi 8°00’11”. Dengan berpegang pada prinsip kesatuan matlak global, Muhammadiyah menetapkan bahwa awal Ramadhan 1447 H berlaku serentak di seluruh dunia pada 18 Februari 2026.

Awal Puasa 2026 Versi Pemerintah

Melalui kalender resmi tahun 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama, pemerintah memperkirakan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada 21–22 Maret 2026. Kalender ini disusun berdasarkan kriteria MABIMS, yang digunakan bersama oleh Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura.

Mengacu pada perhitungan tersebut, awal puasa 2026 versi pemerintah diprediksi berlangsung pada Kamis, 19 Februari 2026. Meski demikian, penetapan resmi tetap menunggu hasil sidang isbat yang dijadwalkan pada 29 Syakban 1447 H atau 17 Februari 2026, dengan metode gabungan hisab dan rukyatul hilal di berbagai wilayah Indonesia.

Awal Puasa 2026 Menurut NU

Hingga saat ini, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) belum mengumumkan secara resmi tanggal awal Ramadhan 2026. NU menetapkan awal puasa menggunakan metode Hisab Imkanur Rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU), yaitu pendekatan yang memadukan perhitungan astronomi dan pengamatan langsung hilal.

Sejalan dengan pemerintah, NU akan melakukan rukyatul hilal pada 29 Syakban 1447 H sebagai dasar penentuan awal Ramadhan 2026.

Perbedaan penetapan awal puasa 2026 merupakan konsekuensi dari beragam metode yang digunakan dalam menentukan awal bulan hijriah. Muhammadiyah, pemerintah, dan Nahdlatul Ulama memiliki landasan ilmiah dan keagamaan masing-masing yang sama-sama bertujuan menjaga ketepatan ibadah umat Islam. Perbedaan ini sepatutnya disikapi dengan bijak dan saling menghormati, tanpa mengurangi kekhusyukan dalam menjalankan ibadah Ramadhan

Kontributor : Dea Nabila

Editor: Chyntia Sami Bhayangkara

Tag:  #kapan #idul #fitri #2026 #jadwal #versi #muhammadiyah #pemerintah

KOMENTAR