Israel Gabung Board of Peace Tanpa Bayar, Tolak Ikut Iuran Rekonstruksi Gaza
Seorang pria berjalan di tengah reruntuhan bangunan yang hancur diserang Israel di permukiman Zahra, Nuseirat, tengah Jalur Gaza, pada 6 Februari 2026.(AFP/EYAD BABA)
07:00
25 Februari 2026

Israel Gabung Board of Peace Tanpa Bayar, Tolak Ikut Iuran Rekonstruksi Gaza

Israel menegaskan tidak akan mendanai rekonstruksi Jalur Gaza meskipun bergabung dalam Board of Peace yang diprakarsai Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Pernyataan itu disampaikan oleh Menteri yang menjabat di Kementerian Keuangan Israel, Ze’ev Elkin, pada Minggu (22/2/2026).

“Kami tidak akan mendanai Board of Peace; tidak ada alasan untuk itu,” kata Elkin, yang juga duduk di Kabinet Keamanan Israel, kepada radio pemerintah Kan Reshet Bet.

Baca juga: KTT Perdana Dewan Perdamaian Digelar Hari Ini, 26 Negara Gabung, Uni Eropa Jaga Jarak

“Kami diserang,” ujar Elkin, merujuk pada serangan lintas batas yang dipimpin Hamas dari Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan, “Tidak ada alasan bagi kami untuk membayar rekonstruksi.”

Menurut laporan Kan News, pemerintahan Trump mengizinkan Israel bergabung dalam Board of Peace tanpa harus berkontribusi pada upaya rekonstruksi maupun biaya operasional organisasi internasional tersebut.

Negara lain setor miliaran dolar

Presiden AS Donald Trump berpidato saat penandatanganan KTT Dewan Perdamaian atau Board of Peace di Institut Perdamaian AS di Washington DC, Kamid (19/2/2026).AFP/SAUL LOEB Presiden AS Donald Trump berpidato saat penandatanganan KTT Dewan Perdamaian atau Board of Peace di Institut Perdamaian AS di Washington DC, Kamid (19/2/2026).

Masih menurut Kan News, anggota lain seperti Qatar dan Uni Emirat Arab masing-masing telah menyumbang lebih dari 1 miliar dollar AS (sekitar Rp 16,9 triliun) kepada dewan tersebut.

Laporan itu juga mengutip seorang sumber pemerintah Israel yang tidak disebutkan namanya. Sumber tersebut menyatakan bahwa pengecualian pembayaran itu membantu meredakan tekanan politik dalam negeri terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang sebelumnya dikritik karena setuju bergabung dengan Board of Peace bersama negara-negara yang dianggap bermusuhan seperti Qatar dan Turkiye.

Baca juga: Dewan Perdamaian Gaza Disebut Siap Kucurkan Rp 84 T, Indonesia Ikut Iuran?

Rencana perdamaian

Utusan AS, Steve Witkoff, mengatakan, rencana perdamaian Trump akan membuat Gaza “siap untuk kebangkitan kembali (renaissance)”.

Ia menyampaikan kepada Fox News bahwa dana sebesar 17 miliar dollar AS (sekitar Rp 285 triliun)—termasuk 10 miliar dollar AS (sekitar Rp 168 triliun) dari Amerika Serikat—“akan memberi kita dorongan awal.”

“Kita akan memiliki perumahan, dan transportasi massal, dan kita akan bisa membersihkan serta merobohkan semua area di sana dan menyiapkannya untuk sebuah kebangkitan kembali,” kata Witkoff.

Dalam pertemuan perdana Board of Peace pada Kamis (19/2/2026), Trump mengatakan, ia yakin Hamas akan meletakkan senjata berdasarkan rencananya. Ia memperingatkan bahwa kelompok tersebut akan “ditangani dengan sangat keras” jika menolak.

Beberapa pemimpin senior Hamas, termasuk Khaled Mashaal dan Musa Abu Marzouk, dalam beberapa pekan terakhir menolak bagian penting dari rencana perdamaian tersebut, termasuk pelucutan senjata, meskipun sebelumnya disebut telah menyetujuinya pada Oktober.

Para pejabat Board of Peace berulang kali menekankan bahwa rekonstruksi hanya akan dimulai setelah Gaza didemiliterisasi, termasuk pelucutan senjata penuh Hamas.

Baca juga: Jelang Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian, Israel Masih Gempur Gaza, 10 Warga Tewas

Tag:  #israel #gabung #board #peace #tanpa #bayar #tolak #ikut #iuran #rekonstruksi #gaza

KOMENTAR