Masa Muda Bos Kartel El Mencho Terungkap, Sering Dideportasi dari AS
Nemesio Ruben Oseguera Cervantes, yang dikenal dengan julukan “El Mencho”, ternyata pernah beberapa kali dideportasi dari Amerika Serikat jauh sebelum menjadi pemimpin kartel narkoba paling diburu di Meksiko.
Catatan kriminalnya dimulai sejak usia 19 tahun di San Francisco. Penangkapan demi penangkapan tak menghentikannya, hingga akhirnya ia menjelma menjadi tokoh sentral dalam dunia kejahatan terorganisir.
Akhir pekan ini, riwayat panjang itu berujung pada kematiannya dalam operasi aparat Meksiko dengan dukungan intelijen Amerika Serikat pada Minggu (22/2/2026).
Baca juga: Siapa Penerus El Mencho yang Akan Pimpin Kartel Narkoba Jalisco?
Jejak kriminal sejak remaja di AS
Berdasarkan laporan 2019 The Courier Journal yang mengutip dokumen pengadilan serta wawancara dengan pejabat AS dan Meksiko, aktivitas kriminal Oseguera sudah dimulai sejak remaja di jalanan San Francisco.
Departemen Kepolisian San Francisco menangkapnya pada 1986 karena mencoba menjual sabu kristal. Penangkapan itu berujung pada deportasi pertamanya ke Meksiko.
Tiga tahun kemudian, ia kembali ke AS dan kembali ditangkap, yang membuatnya kembali dideportasi.
Pada 1992, El Mencho dan saudaranya ditangkap karena menjual heroin kepada polisi yang menyamar. Ia kemudian mendekam di penjara federal. Setelah beberapa tahun, ia kembali bebas dan sekali lagi dideportasi ke Meksiko.
Bangkit di dunia kartel
Sekembalinya ke Meksiko, El Mencho sempat bekerja singkat untuk Kepolisian Negara Bagian Meksiko sebelum masuk ke Kartel Milenio. Ia kemudian naik pangkat di dalam organisasi tersebut.
Pada 2009, ia memisahkan diri dan mendirikan kelompoknya sendiri, yakni Cartel Jalisco Nueva Generacion (CJNG).
Sejak saat itu, namanya makin dikenal sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam jaringan perdagangan narkoba internasional.
Baca juga: Anak Buah El Mencho Makin Rusuh, 73 Orang Tewas, Ribuan Tentara Meksiko Dikerahkan
Ia memimpin CJNG hingga tewas dalam operasi aparat kepolisian Meksiko akhir pekan ini.
Sebelumnya, Departemen Luar Negeri AS bahkan menetapkan hadiah sebesar 15 juta dollar AS (sekitar Rp 252 miliar) bagi informasi yang mengarah pada penangkapannya, menempatkannya di antara buronan paling dicari di dunia.
“Musuh publik nomor 1”
Mantan pejabat DEA, Paul Craine, pernah menggambarkan Oseguera sebagai “musuh publik nomor 1” dan mengatakan bahwa ia memimpin “pasukan ribuan orang.”
Otoritas juga mengaitkannya dengan serangan terkoordinasi terhadap aparat keamanan Meksiko.
Salah satu yang paling menonjol adalah serangan pada 2015 di negara bagian Jalisco, ketika anggota kartel menggunakan peluncur granat roket untuk menjatuhkan sebuah helikopter militer.
Seiring waktu, CJNG membangun reputasi dengan menunjukkan kekuatan secara terbuka, termasuk melalui demonstrasi bersenjata dan pesan di media sosial. Strategi itu memperkuat posisi kelompok tersebut sebagai salah satu organisasi kriminal paling ditakuti di Meksiko.
Baca juga: Gegara Kekasih, Bos Kartel Meksiko El Mencho Terlacak dan Berakhir Tewas
Tag: #masa #muda #kartel #mencho #terungkap #sering #dideportasi #dari