Newcastle Vs Qarabag 3-2, Ada 6 Tim Inggris di 16 Besar Liga Champions
- Newcastle memastikan tiket ke 16 besar Liga Champions usai menang agregat 9-3 atas Qarabag. Artinya, akan ada enam tim Premier League di babak 16 besar nanti.
Newcastle United memastikan langkah ke babak 16 besar Liga Champions setelah meraih kemenangan 3-2 atas Qarabag pada leg kedua play-off.
Partai leg kedua playoff Liga Champions 2025-2026 Newcastle vs Qarabag digelar di Stadion St James' Park, Selasa (25/2/2026) atau Rabu dini hari WIB.
Dalam sepasang pertemuan, Newcastle total menghujani sang wakil Azerbaijan dengan 9 gol.
Patut dicatat pada leg pertama di markas Qarabag, tim beralias The Magpies menang telak 6-1. Anak asuh Eddie Howe pun menang agregat dengan telak 9-3 atas sang juara Azerbaijan tersebut.
Baca juga: Hasil Inter Milan Vs Bodo/Glimt 1-2: Kalah Agregat 2-5, Nerazzurri Tersingkir dari UCL
Hasil ini membuat Newcastle United menjadi bagian dari enam wakil Inggris yang lolos ke fase 16 besar.
The Magpies menyusul bersama Arsenal, Liverpool, Chelsea, Manchester City, dan Tottenham yang langsung melaju ke 16 besar setelah berada di delapan teratas klasemen League Phase Liga Champions.
Kemenangan bermargin besar pada leg pertama memungkinkan pelatih Newcastle untuk melakukan rotasi besar-besaran pada jumpa kedua melawan Qarabag di St James' Park.
Pilihan yang wajar karena pertemuan dua tim ini diiringi jarak tempuh ekstrem. Sebab, masing-masing klub harus menempuh perjalanan pulang-pergi lebih dari sekitar 8.000 kilometer sepanjang dua leg pertandingan.
Anthony Gordon yang mencetak empat gol pada pertemuan pertama, kini dicadangkan oleh Eddie Howe.
Meski demikian, Newcastle tetap tampil agresif sejak awal pertandingan leg kedua dan langsung memperlebar keunggulan agregat lewat dua gol cepat dalam enam menit pertama laga.
Gol pembuka Newcastle dicetak Sandro Tonali yang memanfaatkan bola muntah setelah tembakan Dan Burn ditepis kiper Qarabag.
Joelinton lalu menggandakan keunggulan usai menuntaskan umpan silang Harvey Barnes.
Meski unggul 2-0 dengan cepat, Eddie Howe mengaku tidak sepenuhnya puas dengan cara timnya mengelola permainan, terutama setelah memasuki babak kedua.
“Saya rasa jika melihat skor selama dua leg, penampilan para pemain luar biasa, meskipun hari ini terasa seperti kemenangan yang agak hampa bagi kami,” ujar Howe.
“Saya pikir saat skor 2-0 kami mungkin sedikit mengendurkan tekanan, kami tidak berniat melakukannya, tetapi itu semacam reaksi yang terjadi secara alami,” lanjutnya.
“Di babak kedua pertandingan menjadi terbuka dari ujung ke ujung, yang bagi kami sangat disayangkan, karena pertama kami menguras terlalu banyak energi, dan itu membuat kami tidak memberi tekanan yang cukup ke gawang mereka,” kata Howe lagi.
Qarabag sendiri datang ke laga ini dengan modal reputasi solid setelah sebelumnya mampu menyingkirkan Benfica dan Eintracht Frankfurt pada fase liga untuk mencapai babak play-off.
Upaya Qarabag menyelamatkan harga diri terlihat di babak kedua ketika Camilo Duran berhasil memperkecil ketertinggalan setelah memenangi adu cepat melawan Dan Burn.
Masalah bagi Newcastle berlanjut ketika Burn melakukan handball di kotak penalti. Namun, Aaron Ramsdale mampu menggagalkan eksekusi Marko Jankovic sebelum Elvin Jafarguliyev mencetak gol usai mencocor bola muntah.
Di antara dua gol Qarabag tersebut, Newcastle sempat menambah gol lewat sundulan keras Sven Botman, memanfaatkan situasi sepak pojok.
Dua gol balasan Qarabag membuat total kebobolan klub Azerbaijan itu di Liga Champions musim ini mencapai angka 30 gol.
Catatan itu menjadi rekor kebobolan terbanyak dalam satu musim kompetisi Liga Champions.
Meski lolos dengan agregat meyakinkan, tantangan yang jauh lebih berat telah menanti Newcastle pada babak 16 besar bulan depan.
The Magpies dipastikan akan menghadapi salah satu raksasa Eropa, yakni Barcelona atau Chelsea.
Lawan Newcastle akan ditentukan dalam drawing Liga Champions untuk fase 16 besar yang rencananya dijadwalkan pada 27 Februari 2026 mendatang.