Kritik Fabio Capello Untuk Inter Milan Usai Dipermalukan Bodo/Glimt 1-2
Pelatih legendaris Italia, Fabio Capello memberikan komentar tentang laga Inter Milan vs Bodo/Glimt di babak playoff Liga Champions 2025-2026.
Pertandingan Inter Milan vs Bodo/Glimt yang berlangsung di Stadion San Siro, Milan, Rabu (25/2/2026) dini hari WIB berakhir dengan skor 1-2.
Bodo/Glimt tampil mengejutkan dengan mencetak dua gol lewat Jens Hauge pada menit ke-58 dan Hakon Evjen pada menit ke-72.
Di sisi lain, Nerazzurri hanya mampu membalas satu gol yang dicetak Alessandro Bastoni pada menit ke-76.
Baca juga: Kata-kata Cristian Chivu Usai Duel Inter Milan Vs Bodo/Glimt 1-2
Dengan hasil ini, Inter Milan dipastikan tersingkr dari Liga Champions usai kalah agregat 2-5 dari Bodo/Glimt.
Capello merasa jika permainan Inter Milan terlalu lambat dalam bertindak terutama dalam hal pergerakan.
"Inter terlalu lambat, dalam setiap pergerakan," kata Fabio Capello, berbicara dari studio Sky Sport.
"Tidak ada yang mampu mampu menggiring bola melewati lawan, mereka kurang dalam situasi satu lawan satu, dan sedikit sekali perubahan arah."
Baca juga: Analisis Del Piero Usai Hasil Liga Champions Inter Vs Bodo/Glimt 1-2
Permainan Inter Milan Kurang Efektif
Fabio Capello mengatakan jika Inter Milan kurang efektif dalam menjalankan permainan. Dirinya merasa Nerazzurri memainkan gaya bermain yang monoton.
"Pada babak pertama, mereka banyak bermain di sisi kanan; saya pikir Dimarco bisa menjadi pemain tambahan, tetapi dia tidak pernah mendapatkan umpan," kata Capello.
Peluang Inter Milan justru banyak tercipta dari sepak pojok. Selain itu, Inter juga kurang efektif dalam memainkan tempo menghadapi tim seperti Bodo/Glimt.
Baca juga: Hasil Inter Milan Vs Bodo/Glimt 1-2: Kalah Agregat 2-5, Nerazzurri Tersingkir dari UCL
Jens Petter Hauge (tengah) merayakan gol dengan rekan satu timnya dalam pertandingan sepak bola leg kedua playoff Liga Champions antara Inter Milan vs Bodo/Glimt di Stadion Giuseppe Meazza di Milan, Italia utara, pada 24 Februari 2026. (Foto oleh PIERO CRUCIATTI / AFP)
"Itulah yang merugikan Inter, mereka memang punya peluang tapi selalu dari sepak pojok. Mereka tidak bermain dengan tempo yang dibutuhkan untuk mengalahkan tim yang bermain hati-hati seperti Bodo," sambungnya.
Capello mengatakan jika Chivu terlambat dalam memasukkan Petar Sucic yang dianggap cukup baik pada laga tersebut.
"Ketika Sucic masuk, yang jago menggiring bola dan punya kecepatan, sesuatu berubah, tapi agak terlambat," tambahnya.
Baca juga: Hasil Lengkap Liga Champions: Bodo/Glimt Depak Inter, Newcastle ke 16 Besar
Kritik Legenda AC Milan
Sementara itu, mantan pemain AC Milan, Zvonimir Boban mendukung pernyataan dari Capello soal lambannya permainan Inter Milan.
Boban menyoroti keragu-raguan para pemain Nerazzurri untuk melakukan umpan. Bahkan, Piotr Zielinski yang diharapkan bisa menjadi playmaker justru tak banyak menyentuh bola.
Padahal, Zielinski merupakan salah satu pemain yang cukup baik memerankan posisi tersebut pada musim ini.
Baca juga: Inter Milan Vs Bodo/Glimt: Kata Chivu soal Absennya Lautaro Martinez
"Terlalu lambat dan taktis, terlalu ragu-ragu dalam umpan mereka."
"Misalnya, malam ini, berapa kali Zielinski harus menyentuh bola sebelum mengopernya? Jika Anda seorang playmaker yang mengandalkan umpan satu-dua, Anda akan lebih cepat."
"Dan dia telah melakukannya dengan sangat baik musim ini," kata Boban.
Tag: #kritik #fabio #capello #untuk #inter #milan #usai #dipermalukan #bodoglimt