Terungkap! Kronologi Penyergapan El Mencho Berhasil Karena Melacak Jejak Kekasihnya
- Kematian gembong narkoba paling diburu di Meksiko, Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho, ternyata bermula dari satu titik lemah yang tak terduga: jejak kekasihnya.
Alih-alih mengikuti aliran uang atau jalur distribusi narkoba, aparat keamanan Meksiko justru melacak lingkaran pribadi sang bos Kartel Jalisco Generasi Baru (CJNG).
Informasi dari orang dekat salah satu 'pasangan romantisnya' itu menjadi kunci yang membuka lokasi persembunyiannya di pegunungan berhutan Tapalpa, negara bagian Jalisco.
Jejak yang Mengarah ke Pondok di Pegunungan
Menurut Menteri Pertahanan Meksiko, Ricardo Trevilla Trejo, mengutip New York Times, operasi bermula pada Jumat ketika intelijen melacak seorang pria yang membawa kekasih Oseguera ke sebuah pondok terpencil di Tapalpa, kawasan kolonial di pedesaan yang menjadi basis kuat CJNG.
Keesokan harinya, perempuan tersebut meninggalkan lokasi. Namun El Mencho tetap tinggal bersama tim pengawalnya. Di titik itulah pasukan khusus mulai menyusun rencana penangkapan berisiko tinggi terhadap salah satu tokoh kriminal paling ditakuti di negara itu.
Baku Tembak Sengit dan Pelarian ke Hutan
Pasukan bergerak pada Minggu dini hari. Begitu aparat menampakkan diri, El Mencho melarikan diri, sementara baku tembak hebat pecah antara tentara dan tim pengamanan kartel.
“Mereka memiliki persenjataan dalam jumlah besar,” kata Jenderal Trevilla. Aparat menemukan tujuh senjata laras panjang dan dua peluncur roket. “Itu adalah serangan yang sangat brutal.”
Delapan anggota kartel tewas dalam baku tembak awal. Namun operasi belum selesai.
Pasukan khusus kemudian melacak El Mencho dan kelompok kecilnya ke kawasan hutan tak jauh dari lokasi pondok. “Mereka menemukannya bersembunyi di semak-semak,” ujar Trevilla.
Dalam pengejaran itu, kelompok Oseguera disebut membawa peluncur roket yang sama yang pernah digunakan pada 2015 untuk menembak jatuh helikopter militer di Jalisco, insiden yang menewaskan sembilan aparat keamanan.
Kali ini, aparat berhasil mencegah senjata itu digunakan, meski sebuah helikopter militer sempat rusak dan melakukan pendaratan darurat.
Dalam baku tembak lanjutan, El Mencho dan dua pengawalnya terluka parah. Ia kemudian dievakuasi menggunakan helikopter, namun meninggal dunia akibat luka tembak.
Negara Gempar, 62 Tewas dalam Gelombang Balasan
Kabar kematian El Mencho menyebar cepat dan memicu kekacauan di berbagai wilayah. Kelompok bersenjata melakukan aksi balasan di 20 dari 32 negara bagian Meksiko. Jalan raya diblokade, supermarket dan bank dibakar, serta bentrokan dengan aparat terjadi di berbagai kota.
Sedikitnya 62 orang dilaporkan tewas dalam rangkaian kekerasan tersebut.
Ribuan pelancong, termasuk turis asing, terjebak setelah maskapai dan perusahaan bus membatalkan perjalanan, terutama menuju destinasi wisata seperti Puerto Vallarta.
Wisatawan diminta berlindung di tempat aman saat asap membubung dari sejumlah titik kota.
Di tengah situasi mencekam itu, Presiden Claudia Sheinbaum menyatakan prioritas pemerintah adalah memulihkan keamanan nasional. Ia menegaskan kondisi mulai terkendali pada Senin sore.
Operasi ini disebut sebagai salah satu pukulan terbesar terhadap kartel narkoba dalam beberapa tahun terakhir, bahkan menjadi kali pertama dalam beberapa waktu terakhir militer Meksiko menewaskan pemimpin kartel papan atas.
Langkah tegas ini juga datang di tengah tekanan Amerika Serikat agar Meksiko mengambil sikap lebih agresif terhadap kelompok perdagangan narkoba.
Namun sejarah menunjukkan, tewasnya pemimpin kartel tak selalu berarti akhir kekerasan. Kekosongan kepemimpinan kerap memicu perebutan kekuasaan internal yang justru memperpanjang konflik.
Dari sebuah jejak asmara di pegunungan hingga operasi militer berdarah yang mengguncang 20 negara bagian, penyergapan El Mencho membuka babak baru dalam perang panjang Meksiko melawan kartel narkoba, dan memperlihatkan bahwa dalam dunia kejahatan terorganisasi, celah terkecil pun bisa menjadi titik jatuhnya seorang raja kartel.
Tag: #terungkap #kronologi #penyergapan #mencho #berhasil #karena #melacak #jejak #kekasihnya