Tertidur 14 Tahun, Raksasa Nuklir Ini Kembali Salurkan Listrik untuk Kali Pertama
- Tokyo Electric Power Company Holdings (TEPCO) memulai uji coba pembangkitan dan transmisi listrik dari Reaktor Nomor 6 di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Kashiwazaki-Kariwa, pembangkit nuklir terbesar di dunia, pada Senin (16/2/2026).
Langkah ini menandai momen pertama kalinya TEPCO kembali menyalurkan pasokan energi nuklir dalam 14 tahun terakhir, sejak industri listrik dari PLTN lumpuh pascabencana nuklir Fukushima 2011.
Proses teknis dimulai pada Minggu (15/2/2026) malam pukul 19.10 waktu setempat, sebagaimana dilansir Nikkei Asia.
Baca juga: Jepang Akan Hidupkan Lagi PLTN Terbesar di Dunia, Warga Menolak Keras
TEPCO mulai mengoperasikan turbin yang digerakkan oleh uap dari panas reaktor.
Setelah memastikan tidak ada kelainan sistem, perusahaan mulai mentransmisikan listrik ke jaringan pada Senin pukul 02.55 pagi.
Pihak operator menjelaskan bahwa penyaluran listrik tersebut sebenarnya sempat mengalami penundaan dari jadwal semula.
Hal ini disebabkan oleh adanya perangkat pengukur neuron di dalam reaktor yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Baca juga: Sempat Terhenti Gara-gara Alarm, PLTN Terbesar di Dunia Siap Aktif Kembali
Target operasi penuh
Meski transmisi telah dimulai, statusnya saat ini masih dalam tahap uji coba. TEPCO berencana untuk melakukan prosedur pemutusan dan penyambungan kembali generator ke jaringan listrik sebanyak beberapa kali.
"Output listrik akan ditingkatkan secara bertahap, mulai dari 20 persen ke 50 persen, hingga akhirnya mencapai level maksimum," tulis laporan dari TEPCO.
Jika seluruh tahapan uji coba berjalan lancar, transmisi listrik secara penuh ditargetkan mulai berjalan pada 18 Maret mendatang.
Unit Nomor 6 sendiri berlokasi di Prefektur Niigata, sekitar 220 kilometer barat laut Tokyo.
Baca juga: Jepang Mau Hidupkan Lagi PLTN Tahun Depan, Risiko Dipertanyakan
Unit tersebut menjadi reaktor pertama milik TEPCO yang berhasil dioperasikan kembali sejak krisis PLTN Fukushima Daiichi akibat gempa dan tsunami 11 Maret 2011.
Unit ini terakhir kali menyalurkan listrik adalah pada Maret 2012 sebelum dihentikan untuk pemeriksaan rutin.
Reaktivasi PLTN tersebut merupakan bagian dari upaya TEPCO yang masih berjuang menangani dampak jangka panjang kecelakaan Fukushima.
Nantinya, listrik dari reaktor ini akan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan energi di wilayah Tokyo dan sekitarnya.
Baca juga: Usai Bencana Nuklir Fukushima 2011, Jepang Siap Operasikan PLTN Lagi
Tantangan keamanan dan kebijakan energi
Perjalanan menuju pengoperasian kembali ini tidak berjalan mulus. Sebelumnya, unit Nomor 6 sempat dinyalakan pada 21 Januari lalu, namun harus segera dimatikan setelah alarm berbunyi saat proses penarikan batang kendali.
Reaktor baru bisa kembali beroperasi pada 9 Februari.
Di sisi lain, Pemerintah Jepang saat ini tengah mendorong pemanfaatan maksimal tenaga nuklir demi target dekarbonisasi.
Pemerintah "Negeri Sakura" berupaya menghidupkan kembali reaktor-reaktor yang telah memenuhi standar keamanan yang ketat.
Meski otoritas pengawas nuklir Jepang telah memberikan lampu hijau untuk reaktor lain di kompleks Kashiwazaki-Kariwa, sebagian besar reaktor nuklir di Jepang masih dalam kondisi offline.
Hal ini dikarenakan kekhawatiran masyarakat sekitar terkait masalah keamanan yang masih membayas pascatragedi Fukushima.
Baca juga: Jepang Turunkan Robot dalam Misi Bersihkan Sisa Radioaktif di PLTN Fukushima Daiichi
Tag: #tertidur #tahun #raksasa #nuklir #kembali #salurkan #listrik #untuk #kali #pertama