China Bebaskan Visa untuk Inggris-Kanada, Taktik Kucilkan AS?
Turis China dan luar negeri menikmati pemandangan distrik keuangan Pudong di Shanghai pada 29 Oktober 2013. China mulai 17 Februari 2026 membebaskan visa bagi pendatang dari Inggris dan Kanada, berlaku hingga 31 Desember 2026.(AFP/MARK RALSTON)
10:36
16 Februari 2026

China Bebaskan Visa untuk Inggris-Kanada, Taktik Kucilkan AS?

- Pemerintah China resmi memberlakukan kebijakan bebas visa bagi warga Kanada dan Inggris mulai Selasa (17/2/2026), bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek atau Festival Musim Semi.

Kebijakan tersebut menjadikan Amerika Serikat (AS) sebagai satu-satunya anggota aliansi Five Eyes yang belum memperoleh fasilitas bebas visa ke "Negeri Panda".

Dikutip dari South China Morning Post, Kementerian Luar Negeri China menyatakan bahwa aturan baru itu berlaku hingga akhir tahun.

Baca juga: Afrika Balas Amerika, 4 Negara Blokir Visa Warga AS

Pemegang paspor Kanada dan Inggris kini dapat tinggal di China hingga 30 hari tanpa visa untuk keperluan bisnis, wisata, kunjungan keluarga dan teman, maupun pertukaran.

Langkah ini memperluas daftar negara yang mendapat akses bebas visa dari Beijing.

Sebelumnya, China lebih dulu memberikan fasilitas serupa kepada Selandia Baru dan Australia sejak Juli 2024.

Dengan demikian, dari lima anggota Five Eyes, hanya warga negara AS yang masih tidak dapat memasuki China tanpa visa.

Kunjungan PM Kanada dan Inggris ke China

Perdana Menteri Kanada Mark Carney saat bertemu Presiden China Xi Jinping di Aula Besar Rakyat di Beijing, China, 16 Januari 2026.REUTERS/SEAN KILPATRICK Perdana Menteri Kanada Mark Carney saat bertemu Presiden China Xi Jinping di Aula Besar Rakyat di Beijing, China, 16 Januari 2026.Aliansi Five Eyes selama ini kerap dipandang sebagai representasi inti blok Barat.

Pada masa kepresidenan Joe Biden, Washington meningkatkan koordinasi dengan anggota aliansi tersebut dalam isu keamanan dan Hak Asasi Manusia (HAM) terkait China.

Koordinasi itu mencakup kritik terhadap dugaan aktivitas spionase China dan isu Hong Kong, yang memicu kecaman keras dari Beijing.

Memasuki masa jabatan kedua Presiden Donald Trump dengan agenda America First, hubungan AS dengan sejumlah sekutu justru mengalami pengetatan.

Sejumlah anggota Five Eyes mulai meninjau kembali relasi mereka dengan China.

Kebijakan bebas visa bagi Kanada dan Inggris diumumkan tak lama setelah kunjungan Perdana Menteri Kanada Mark Carney dan PM Inggris Keir Starmer ke China.

Baca juga: Modal Visa Umrah, Puluhan Ribu Warga Pakistan Jadi Pengemis di Arab Saudi

Dalam pertemuan dengan Starmer di Beijing akhir bulan lalu, Presiden China Xi Jinping menyerukan dibukanya babak baru hubungan kedua negara.

Sementara itu, Starmer menyebut hubungan Inggris dan China berada dalam kondisi yang kuat.

Kemudian, Xi menegaskan pentingnya kepercayaan timbal balik sebagai fondasi relasi bilateral.

“Tak peduli bagaimana China berkembang dan menjadi lebih kuat, China tidak akan menimbulkan ancaman bagi negara lain,” kata Xi kepada Starmer.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.Dok. Kantor Perdana Menteri Inggris via Wikimedia Commons Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.Starmer, yang menjadi PM Inggris pertama yang berkunjung ke China dalam delapan tahun terakhir, menekankan pentingnya kolaborasi pragmatis di tengah perbedaan pandangan.

“China adalah pemain penting di panggung global dan sangat krusial untuk membangun hubungan lebih canggih dalam mengidentifikasi peluang berkolaborasi, tetapi juga memungkinkan dialog bermakna di bidang-bidang yang kita tidak sepakat,” ujar Starmer.

Xi juga bertemu Mark Carney pada 16 Januari 2026 dalam kunjungan empat hari pemimpin Kanada tersebut.

Dalam pertemuan itu, Xi menyatakan bahwa China berkomitmen memastikan akses bebas visa bagi warga Kanada sebagai upaya memperdalam hubungan antar-masyarakat.

Kunjungan Carney menghasilkan kesepakatan pencabutan tarif impor tambahan 100 persen Kanada untuk kendaraan listrik China.

Sebagai timbal balik, China secara signifikan menurunkan bea masuk untuk produk canola asal Kanada.

Xi pun mendorong pembentukan kemitraan strategis baru berbasis saling menghormati dan kepentingan bersama, sekaligus memperluas kerja sama ekonomi.

Di Beijing, Carney turut bertemu Perdana Menteri China Li Qiang.

Li menyebut kedua negara berada pada titik awal baru, perlu memperdalam kolaborasi demi menegakkan multilateralisme dan perdagangan bebas.

Baca juga: Orang Gemuk Akan Ditolak Masuk AS, Aturan Baru Trump soal Pengajuan Visa

79 negara bebas visa ke China

Ilustrasi visa.Shutterstock/one photo Ilustrasi visa.Kebijakan terbaru bagi Kanada dan Inggris membuat total 79 negara kini dapat memasuki China tanpa visa.

Sebanyak 50 negara memperoleh fasilitas bebas visa sepihak dari China, sedangkan sisanya menikmati skema timbal balik.

China mulai memperluas kebijakan bebas visa sejak November 2023, untuk menghidupkan kembali kunjungan wisatawan dan pelaku bisnis asing setelah hampir tiga tahun pembatasan ketat Covid-19.

Kebijakan itu memicu lonjakan signifikan pariwisata masuk.

Data Administrasi Imigrasi Nasional mencatat 30,08 juta kedatangan bebas visa sepanjang 2025.

Jumlah tersebut mewakili hampir tiga perempat dari seluruh kedatangan asing dan meningkat nyaris 50 persen dibandingkan 2024.

Baca juga: Warga India Lawan Kenaikan Biaya Visa H-1B AS, Kacaukan Pemesanan Tiket Pesawat

Tag:  #china #bebaskan #visa #untuk #inggris #kanada #taktik #kucilkan

KOMENTAR