5 Keuntungan Sulap Jalan Tol Jadi Landasan Darurat Jet Tempur
India memanfaatkan jalan tol sebagai landasan darurat pesawat militer. Pemanfaatan tersebut bahkan dilakukan langsung oleh Perdana Menteri India Narendra Modi. Modi bertolak dari lapangan terbang Chabua dan mendarat di salah satu ruas Jalan Tol Nasional 37 (NH-37).(X/@narendramodi)
11:42
16 Februari 2026

5 Keuntungan Sulap Jalan Tol Jadi Landasan Darurat Jet Tempur

– Langkah Pemerintah India mengubah ruas Jalan Tol Nasional 37 (NH-37) di Distrik Dibrugarh, Moran, Assam menjadi Fasilitas Pendaratan Darurat atau Emergency Landing Facility (ELF) bukan sekadar unjuk kekuatan militer. 

Fasilitas sepanjang 4,2 kilometer yang diresmikan langsung Perdana Menteri Narendra Modi ini membawa sejumlah keuntungan krusial bagi pertahanan dan logistik India di wilayah perbatasan.

Penggunaan jalan tol sebagai landasan pacu darurat ini menjadi solusi bagi India dalam menghadapi tantangan geografis dan geopolitik di wilayah timur laut.

Dirangkum dari First Post, Sabtu (14/2/2026), berikut lima keuntungan yang didapatkan India dari penggunaan jalan tol sebagai landasan darurat.

Baca juga: India Jadikan Jalan Tol Landasan Darurat Jet Tempur, Dilakukan Langsung PM Modi

1. Menjadi pangkalan cadangan

Salah satu keuntungan utama dari ELF adalah fungsinya sebagai backup jika pangkalan udara utama mengalami kerusakan atau kepadatan saat terjadi konflik.

Mengutip laporan NDTV, China memiliki setidaknya tujuh pangkalan udara yang berhadapan langsung dengan pangkalan udara India di sepanjang Garis Kontrol Aktual atau Line of Actual Control (LAC). 

Dalam skenario perang, pangkalan udara resmi seringkali menjadi target utama serangan.

“Meskipun lapangan terbang India bisa saja hancur atau mengalami kepadatan dalam situasi perang, ELF seperti ini menyediakan cadangan yang sangat diperlukan,” ujar seorang pejabat seperti dikutip dari News18. 

Pesawat yang mendarat di sini bahkan dapat melakukan pengisian bahan bakar dan persenjataan dengan cepat.

Baca juga: Media Asing Ramai Ulas Jalan Tol RI Akan Jadi Landasan Jet Tempur

2. Mobilisasi pasukan dalam waktu cepat

Keberadaan ELF di lokasi strategis seperti Distrik Dibrugarh memungkinkan militer India melakukan penyebaran pasukan dan logistik secara masif dalam waktu singkat. 

Landasan ini dirancang khusus untuk mampu menahan beban pesawat angkut berat seperti C-17 Globemaster dan C-130J Super Hercules.

Pesawat-pesawat ini berfungsi untuk mengerahkan pasukan ke daerah perbatasan jika terjadi keadaan darurat. 

Pakar geo-intelijen Damien Symon melalui platform X menegaskan, landasan pacu ini meningkatkan kekuatan udara yang tersebar dan mampu bertahan dalam skenario krisis.

Baca juga: Menyoal Aktivasi Jalan Tol Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur

3. Memperbaiki celah pertahanan

Dari sisi historis, fasilitas ini menutup kelemahan fatal pertahanan India yang sempat terekspos pada perang tahun 1962 dengan China. 

Saat itu, dataran Assam menjadi sangat rentan akibat infrastruktur jalan yang buruk dan terbatasnya dukungan udara.

Kini, dengan ELF yang hanya berjarak 300 kilometer dari perbatasan China dan 200 kilometer dari Myanmar, India memiliki kemampuan respon yang jauh lebih baik. 

Pejabat setempat mengatakan kepada India Today, mengingat kedekatannya dengan perbatasan internasional, hal ini meningkatkan kemampuan pengerahan cepat di wilayah Timur Laut.

Baca juga: Kementerian PU Siap Berkoordinasi soal Jalan Tol Bisa Jadi Landasan Pesawat

4. Pusat logistik bencana dan kemanusiaan

Keuntungan penggunaan jalan tol sebagai landasan tidak hanya terbatas pada urusan militer. 

Dalam situasi bencana alam, fasilitas ini bertransformasi menjadi pusat bantuan kemanusiaan yang sangat efisien.

Berdasarkan data operasional, ELF ini dapat digunakan untuk mempercepat pengiriman material bantuan logistik ke daerah terpencil, menjadi titik awal operasi evakuasi medis skala besar, serta mendukung misi penyelamatan menggunakan helikopter di medan yang sulit.

Baca juga: Kemenhan Rencanakan Bangun Jalan Tol Multifungsi sebagai Landasan Jet Tempur

5. Efisiensi biaya dan infrastruktur ganda

Dengan biaya pembangunan sekitar 100 crore rupe (sekitar Rp 185 miliar), fasilitas ini memberikan fungsi ganda yang lebih efisien dibandingkan membangun pangkalan udara militer baru yang berdiri sendiri.

Menteri Komunikasi India Jyotiraditya Scindia menekankan bahwa transformasi ruas jalan tol ini menjadi fasilitas pendaratan darurat bagi jet tempur garis depan seperti Rafale dan Sukhoi mencerminkan keteguhan India dalam memperkuat kedaulatannya.

Baca juga: Minggu Depan, Perbaikan Jalan Tol yang Rusak Ditargetkan Tuntas

Tag:  #keuntungan #sulap #jalan #jadi #landasan #darurat #tempur

KOMENTAR