Sinergi PLN dan Kementerian ESDM Hadirkan Listrik bagi 750 Keluarga Prasejahtera di Bengkulu
- PT Perusahaan Listrik Negara (Pesero) atau PLN bersinergi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menghadirkan sambungan listrik bagi 750 keluarga prasejahtera di Provinsi Bengkulu melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).
Untuk diketahui, program BPBL merupakan inisiatif dari Kementerian ESDM sebagai wujud kehadiran negara dalam membantu masyarakat yang selama ini belum memiliki akses listrik mandiri.
Di Provinsi Bengkulu, program BPBL telah disalurkan kepada 77 keluarga di Desa Tanjungan, Kecamatan Seluma, Kabupaten Seluma pada 6 Februari 2026, disusul 473 keluarga di Kabupaten Lebong pada 7 Februari 2026.
Penyalaan simbolis dilakukan di salah satu rumah penerima manfaat, ditandai dengan pemasangan kilowatt-hour (kWh) meter dan penyalaan instalasi listrik secara langsung.
Baca juga: 4 Prosedur Instalasi Listrik di Rumah yang Aman Menurut Teknisi
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa pemerataan akses listrik menjadi prioritas PLN dalam mendukung pembangunan yang berkeadilan, menggerakkan roda perekonomian, menciptakan lapangan kerja, serta membantu mengentaskan kemiskinan.
Oleh karena itu, PLN mendukung penuh pelaksanaan program BPBL bersama pemerintah melalui Kementerian ESDM demi memastikan seluruh warga dapat menikmati listrik.
“Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, kami siap all out menyukseskan program BPBL,” ujar Darmawan dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (16/2/2026).
Sementara itu, General Manager (GM) PLN Unit Induk Distribusi Sumatra Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) Adhi Herlambang menambahkan, program BPBL menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan PLN dalam meningkatkan rasio elektrifikasi sekaligus kesejahteraan masyarakat.
Baca juga: Tarif Listrik 16-22 Februari 2026 untuk Semua Pelanggan PLN
“PLN Bengkulu terus berupaya memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam akses listrik. BPBL menjadi wujud nyata kehadiran negara melalui PLN untuk menghadirkan energi yang berkeadilan. Listrik yang andal akan menjadi fondasi peningkatan kualitas hidup sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.
Apresiasi dan rasa syukur penerima manfaat
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu mengapresiasi sinergi PLN dan pemerintah dalam mempercepat pemerataan energi.
“Program penyambungan listrik gratis ini membuktikan bahwa ketika pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berjalan beriringan, manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Listrik bukan sekadar penerangan, tetapi fondasi untuk meningkatkan kualitas hidup,” ucapnya.
Sementara itu, salah seorang penerima manfaat, Singgih Permana merasa bersyukur dengan adanya bantuan listrik dari PLN dan Kementerian ESDM.
Baca juga: Cerita Korban Puting Beliung di Luwu: Andalkan Lampu Pelita hingga Dapat Bantuan Listrik
Selama bertahun-tahun, ruang tamu rumahnya hanya mengandalkan cahaya seadanya, namun kini huniannya telah resmi teraliri listrik mandiri.
“Sekarang anak-anak bisa belajar tanpa takut gelap. Kami sangat bersyukur. Terima kasih kepada PLN dan pemerintah,” ujar Singgih.
Ia berharap, kehadiran listrik yang andal ini dapat meningkatkan kualitas hidup keluarganya, mulai dari mendukung pendidikan anak hingga membuka peluang usaha kecil di rumah.
Senada dengan Singgih, Hayati, penerima manfaat di Lebong Tambang, Kabupaten Lebong merasa terharu karena kipas angin di ruang tamunya kini dapat berfungsi.
Baca juga: Kipas Angin Korslet, Rumah di Kota Pasuruan Hangus Terbakar
Melalui program BPBL, kini rumah-rumah kayu di pelosok Bengkulu telah teraliri listrik, lampu-lampu menerangi ruang belajar anak-anak, menghidupkan aktivitas keluarga di malam hari, serta menguatkan langkah 750 keluarga menuju masa depan yang lebih cerah.
Tag: #sinergi #kementerian #esdm #hadirkan #listrik #bagi #keluarga #prasejahtera #bengkulu