Parlemen Turkiye Ricuh, Anggota DPR Saling Pukul Gara-gara Menteri Baru Erdogan
Para anggota Parlemen Turki menghadiri sesi untuk membahas Rancangan Undang-Undang Anggaran Pemerintah Pusat 2024 pada Sidang Umum Majelis Agung Nasional Turki (TBMM) di Ankara pada 11 Desember 2023.(ADEM ALTAN/AFP)
07:48
12 Februari 2026

Parlemen Turkiye Ricuh, Anggota DPR Saling Pukul Gara-gara Menteri Baru Erdogan

- Suasana sidang di Parlemen Turkiye mendadak panas setelah kericuhan terjadi di antara anggota DPR dari Partai AK yang berkuasa dengan pihak oposisi, Rabu (11/2/2026).

Kericuhan ini dipicu oleh ketegangan politik menyusul penunjukan sosok kontroversial ke dalam jajaran Kementerian Kehakiman pada perombakan kabinet terbaru.

Dikutip dari Euronews, Rabu (11/2/2026), insiden ini bermula saat anggota parlemen oposisi mencoba menghalangi Akin Gurlek untuk mengucapkan sumpah jabatan. 

Gurlek merupakan tokoh yang ditunjuk langsung oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan untuk menduduki posisi tertinggi di bidang peradilan tersebut.

Situasi kian tak terkendali saat emosi para wakil rakyat memuncak. Mereka terlihat saling dorong, hingga beberapa di antaranya terekam kamera saling melayangkan pukulan di tengah ruang sidang.

Baca juga: Turkiye Tangkap Terduga Mata-mata Iran, Disebut Intai Fasilitas Militer AS

Sidang sempat dihentikan 15 menit

Saat menjabat sebagai kepala jaksa Istanbul, Gurlek telah memimpin persidangan tingkat tinggi terhadap beberapa anggota partai oposisi utama, Partai Rakyat Republik (CHP), proses hukum yang telah lama dikecam karena dianggap bermuatan politik.

Akibat keributan yang terjadi, ketua sidang terpaksa menunda sesi selama 15 menit guna memulihkan ketertiban.

Setelah situasi kondusif, mantan jaksa tersebut akhirnya mengucapkan sumpah jabatan dengan pengawalan ketat dari anggota parlemen partai penguasa yang mengelilinginya.

Selain Gurlek, Erdogan juga menunjuk Mustafa Ciftçi, gubernur provinsi timur Erzurum, sebagai Menteri Dalam Negeri Turkiye.

Ratusan pejabat dari kotamadya yang dikelola oleh CHP telah ditangkap dalam penyelidikan korupsi.

Di antara mereka adalah walikota Istanbul, Ekrem Imamoglu yang secara luas dianggap sebagai saingan utama Erdogan, yang ditangkap tahun lalu.

Baca juga: Basis Jaringan ISIS Kini Disebut Bergeser ke Turkiye, Bagaimana Ancamannya terhadap Global?

Menteri baru kerap penjarakan tokoh oposisi

Pada bulan November, Gurlek mengajukan dakwaan besar-besaran terhadap Imamoglu, menuduhnya melakukan 142 pelanggaran terkait korupsi dan kejahatan terorganisir, serta menuntut hukuman penjara total lebih dari 2.000 tahun.

Para pendukung Imamoglu mengklaim bahwa tuduhan terhadapnya bermotivasi politik, tetapi pemerintah bersikeras bahwa lembaga peradilan bertindak secara independen.

Tidak ada alasan resmi yang diberikan untuk perombakan Kabinet pada Rabu, meskipun Lembaran Negara Resmi menyatakan bahwa para menteri yang keluar telah meminta untuk dibebaskan dari tugas mereka.

Perombakan baru ini terjadi ketika Turkiye sedang membahas kemungkinan reformasi konstitusional dan mengejar inisiatif perdamaian dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang militan.

Ini bertujuan untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama beberapa dekade.

Secara luas, diperkirakan Parlemen akan mengesahkan reformasi untuk mendukung proses tersebut.

Tag:  #parlemen #turkiye #ricuh #anggota #saling #pukul #gara #gara #menteri #baru #erdogan

KOMENTAR