Malaysia Kini Punya Klinik Bayi Tabung untuk Pasien Muslimah
Direktur Malaysia Healthcare Travel Council Indonesia, Farah Delah Suhaimi, ada empat layanan kesehatan di Malaysia yang sering dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia, yaitu penyakit jantung, kanker, ortopedi hingga bayi tabung. Permintaan layanan bayi tabung di Malaysia dari pasien asal Indonesia terus meningkat sejak 2019. 
14:10
20 Maret 2024

Malaysia Kini Punya Klinik Bayi Tabung untuk Pasien Muslimah

- Malaysia makin serius menggarap bisnis layanan kesehatan seiring dengan sudah dibukanya kawasan perdagangan bebas ASEAN.

Di bisnis ini, Indonesia menjadi pasar yang sangat potensial mengingat kebutuhan layanan kesehatan terus meningkat setiap tahunnya. 

Salah satu pertimbangan banyak masyarakat Indonesia menjalani terapi medis di Malaysia adalah karena faktor kesamaan bahasa dan budayanya.

Hal ini memudahkan pasien beradaptasi cepat dengan tim dokter yang menangani mereka, begitu juga sebaliknya. Begitu juga dengan kemudahan transportasi hingga kuliner. 

Hal menarik lainnya, layanan kesehatan di Malaysia menyediakan waktu yang fleksibel ke pasien.

Data pada Malaysia Healthcare Travel Council Indonesia menyebutkan, jumlah masyarakat Indonesia yang terbang ke Malaysia untuk kebutuhan penanganan medis mencapai 312 ribu pasien selama 2022 saja.

Angka tersebut melonjak tajam dibanding dengan periode sebelum pandemi. Di 1999, tercatat hanya 670 pasien asal Indonesia yang berobat ke Malaysia.

Mengutip pernyataan Direktur Malaysia Healthcare Travel Council Indonesia, Farah Delah Suhaimi, ada empat layanan kesehatan di Malaysia yang sering dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia, yaitu penyakit jantung, kanker, ortopedi hingga bayi tabung.

Permintaan layanan bayi tabung di Malaysia dari pasien asal Indonesia terus meningkat sejak 2019.

Salah satu jaringan rumah sakit di Malaysia yang menangani pasien bayi tabung asal Indonesia adalah Sophea Fertility Centre. Klinik ini berlokasi di Selangor.

Menariknya, mereka menawarkan fasilitas kesuburan berbasis Islam ke pasien pria dan wanita. Dr. Shaheeran, Obstetri & Ginekologi (Spesialis Kesuburan) menjelaskan, klinik ini merupakan klinik yang memadukan prinsip-prinsip keislaman dan atmosfer yang ramah wanita.

Dia menjelaskan, klinik yang dikelolanya fokus menyediakan layanan bayi tabung dengan konsep Islami dan ramah wanita.

Klinik ini menggunakan teknologi kesuburan terbaru dari Selandia Baru dengan laboratorium dan pengaturan kerjanya mengikuti protokol yang diakui badan standar internasional, Komite Akreditasi Teknologi Reproduksi (RTAC) di Australia.

Diantara layanan utama bayi tabung yang ditawarkan adalah IUI (Inseminasi Intrauterin), IVF (Pembuahan In-vitro), dan ICSI (Injeksi Sperma Intracytoplasmic).

Dr. Shaheeran mengklaim tingkat keberhasilan bayi tabung di kliniknya mencapai 70-80 persen dengan melihat kepada umur setiap pasiennya.

Periode perawatan standar di klinik ini adalah 18 hari dengan opsi untuk memilih dari satu atau dua kunjungan klinik.

Editor: Eko Sutriyanto

Tag:  #malaysia #kini #punya #klinik #bayi #tabung #untuk #pasien #muslimah

KOMENTAR