Jokowi Mati-matian untuk PSI, PAN: Bukan Lawan, tapi Kawan Politik
Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (28/3/2024).(KOMPAS.com / IRFAN KAMIL)
18:34
1 Februari 2026

Jokowi Mati-matian untuk PSI, PAN: Bukan Lawan, tapi Kawan Politik

- Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi menegaskan bahwa Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tidak akan menjadi kompetitor atau lawan politik bagi PAN.

Hal ini disampaikan Viva Yoga merespons pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang menyatakan akan bekerja “mati-matian” untuk PSI.

Baca juga: Politikus PDI-P Kritik Jokowi yang Siap “Mati-matian” untuk PSI

Menurut Viva, PAN justru memandang PSI sebagai kawan politik dalam upaya memperkuat kualitas demokrasi di Indonesia.

“PSI tidak akan menjadi lawan politik bagi PAN, tetapi akan menjadi kawan politik dalam membangun kualitas demokrasi di Indonesia,” kata Viva kepada Kompas.com, Minggu (1/2/2026).

Viva menuturkan, PAN merupakan partai yang telah teruji secara elektoral.

Sejak Pemilu 1999 hingga kini, PAN selalu berhasil lolos parliamentary threshold dan saat ini memiliki 48 kursi di DPR RI.

Dengan pengalaman tersebut, PAN berharap PSI juga dapat menembus parlemen pada Pemilu 2029 mendatang.

“Sejak Pemilu 1999 sampai sekarang, PAN selalu lolos parliamentary threshold. Sekarang PAN memiliki 48 kursi DPR RI. PAN berharap agar PSI dapat lolos di DPR pada pemilu 2029 nanti,” kata Viva.

Baca juga: Jokowi Mati-matian untuk PSI, Golkar: Harus Lolos Verifikasi Pemilu Dulu

Pernyataan Viva tersebut disampaikan untuk merespons sikap Jokowi yang secara terbuka menyatakan dukungannya kepada PSI.

Jokowi menyampaikan hal itu dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1/2026).

Mulanya, Jokowi menyebut akan bekerja keras untuk PSI.

“Saudara bekerja keras untuk PSI, saya pun akan bekerja keras untuk PSI,” ujar Jokowi.

Tak lama kemudian, Jokowi menegaskan dukungannya dengan nada lebih tinggi.

“Saudara-saudara bekerja mati-matian untuk PSI, saya pun akan bekerja mati-matian untuk PSI!” teriak Jokowi yang disambut tepuk tangan kader PSI.

Jokowi juga menegaskan komitmennya untuk bekerja habis-habisan demi PSI. Ia menilai Indonesia membutuhkan partai politik yang baik.

Baca juga: Jokowi Tegaskan PSI Perlu Disemangati, Negara Butuh Politik Kebaikan

“Inilah yang harus kita kerjakan. Negara ini perlu partai yang baik. Perlu politik kebaikan, politik untuk kebaikan,” imbuh Jokowi.

Dalam Rakernas tersebut, PSI secara resmi menetapkan Jokowi sebagai tokoh utama dalam setiap kampanye partai.

Ketua Harian PSI Ahmad Ali mengatakan, keputusan itu diambil oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI.

“Untuk kampanye, DPP telah menetapkan Pak Jokowi sebagai tokoh utama, Pak Jokowi sebagai figur utama kita, sebagai panutan partai ini,” kata Ahmad Ali saat membacakan kesimpulan hasil Rakernas PSI.

Ali menegaskan, penetapan Jokowi bukan semata karena statusnya sebagai mantan Presiden RI.

Menurutnya, PSI memandang Jokowi sebagai teladan sekaligus patron politik, serta figur yang merepresentasikan nilai-nilai yang ingin diperjuangkan PSI.

Tag:  #jokowi #mati #matian #untuk #bukan #lawan #tapi #kawan #politik

KOMENTAR