Menangi Perang Saudara di Final, Adnan/Indah Cetak Sejarah Baru di Thailand Masters 2026
Adnan/Indah berhasil mencetak sejarah baru usai juara Thailand Masters 2026. (Dok. PBSI)
19:20
1 Februari 2026

Menangi Perang Saudara di Final, Adnan/Indah Cetak Sejarah Baru di Thailand Masters 2026

- Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil berhasil mencatatkan sejarah baru usai memenangkan 'perang saudara' dan merebut gelar Thailand Masters 2026. Ia jadi duet ganda campuran Indonesia pertama yang menjuarai turnamen BWF World Tour Super 300 tersebut sepanjang sejarah.

Adnan/Indah berhasil keluar sebagai yang terbaik dalam Thailand Masters 2026 usai mengandaskan perlawanan rekannya, Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti, di final. Unggulan enam turnamen itu menang lewat duel sengit rubber game dengan skor 18-21, 21-19, 21-17.

"Alhamdulillah kami bisa juara di sini, pengalaman yang kemarin-kemarin kami dapatkan selama pertandingan akhirnya bisa terbalaskan di sini," kata Indah usai pertandingan.

Ini menjadi gelar Super 300 perdana untuk Adnan/Indah yang telah berpasangan sejak pertengahan tahun 2024. Mereka sebelumnya baru menjuarai turnamen level International Series (IS), International Challenge (IC), dan Super 100 pada tahun yang sama.

Selain itu, kemenangan atas Bobby/Melati membuat Adnan/Indah jadi pencetak sejarah. Mereka sah menyandang status sebagai ganda campuran pertama dari Indonesia yang mampu menjadi juara dalam ajang Thailand Masters.

Sejak diselenggarakan pada 2016, belum ada satu pun ganda campuran Indonesia yang bisa menjejak podium kemenangan Thailand Masters hingga tahun lalu.

Pencapaian terbaik pasangan Merah Putih hanyalah sebagai runner-up, yakni Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti pada 2025 dan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja pada 2020.

"Kunci kemenangan kali ini yang penting yakin aja. Gelar ini kami persembahkan untuk pelatih, keluarga, dan yang pasti untuk diri sendiri," ucap Adnan.

Walau begitu, Adnan/Indah menolak cepat puas. Mereka bersepakat untuk berbenah lagi dan mencoba meraih prestasi-prestasi lain dengan menggunakan hasil di Thailand Masters 2026 sebagai bahan evaluasi, termasuk saat laga final ini.

"Bobby/Melati start-nya cukup bagus, kami tertinggal terus. Beruntung kami bisa mengambil alih ritmenya dengan tenang dan membalikkan keadaan," terang Indah.

"Evaluasi ke depannya, start kami harus lebih bagus lagi dan jangan terburu-buru," imbuhnya.

Editor: Edi Yulianto

Tag:  #menangi #perang #saudara #final #adnanindah #cetak #sejarah #baru #thailand #masters #2026

KOMENTAR