6 Alasan Telapak Tangan Berkeringat, Ini yang Disampaikan Tubuh Anda
Beberapa orang mungkin merasakan bahwa telapak tangannya terasa lembap, meskipun tidak gugup atau berolahraga.
Telapak tangan berkeringat bisa terasa tidak nyaman dan terkadang memalukan, terutama saat berjabat tangan, menulis, atau menggunakan ponsel.
Walau berkeringat sesekali adalah normal, telapak tangan yang terus-menerus berkeringat mungkin menandakan sesuatu yang lebih dari sekadar panas atau kecemasan.
Kondisi ini disebut hiperhidrosis, yang melampaui keringat normal yang dipicu oleh panas, aktivitas fisik, atau stres emosional.
Kendati demikian, inilah enam alasan mengapa telapak tangan Anda berkeringat dan simak apa yang disampaikan tubuh kepadamu.
- Hiperhidrosis primer
Penyebab paling umum dari tangan yang berkeringat berlebihan adalah kondisi yang disebut hiperhidrosis primer.
Pada kondisi ini, kelenjar keringat terlalu aktif tanpa alasan medis yang mendasarinya.
Kondisi tersebut sering dimulai pada masa kanak-kanak atau remaja dan mungkin diturunkan dalam keluarga.
Ciri-ciri utamanya meliputi keringat di kedua telapak tangan dan keringat yang berhenti saat tidur.
Meski tidak berbahaya, tetapi dapat memengaruhi kepercayaan diri dan kenyamanan sehari-hari.
- Kecemasan dan stres
Telapak tangan Anda memiliki konsentrasi kelenjar keringat yang tinggi yang merespons dengan cepat terhadap pemicu emosional.
Jika Anda memperhatikan tangan berkeringat saat berbicara di depan umum, ujian, atau percakapan yang menegangkan, respons tubuh mungkin menjadi penyebabnya.
Hormon stres mengaktifkan kelenjar keringat, terutama di tangan, kaki, dan ketiak.
- Masalah tiroid
Kelenjar tiroid yang terlalu aktif dapat meningkatkan metabolisme dan memicu keringat berlebihan.
Gejala lainnya mungkin termasuk detak jantung cepat, penurunan berat badan meskipun makan normal, getaran, hingga kegugupan.
Jika telapak tangan berkeringat disertai dengan tanda-tanda ini, pemeriksaan tiroid mungkin diperlukan.
- Gula darah rendah
Kadar gula darah rendah, terutama pada pengidap diabetes dapat menyebabkan keringat berlebih, gemetar, dan pusing.
Jika tangan berkeringat disertai dengan kelemahan, kebingungan, atau rasa lapar, penting untuk memeriksa kadar glukosa darah.
- Perubahan hormonal
Fluktuasi hormonal selama pubertas, kehamilan, atau menopause dapat meningkatkan keringat.
Meskipun telapak tangan tidak selalu menjadi lokasi utama, beberapa orang bisa mengalami peningkatan keringat di tangan selama fase-fase ini.
- Obat-obatan tertentu
Beberapa obat, termasuk antidepresan dan obat-obatan yang memengaruhi sistem saraf, mungkin mencantumkan keringat berlebihan sebagai efek samping.
Jika keringat berlebihan dimulai setelah mulai mengonsumsi obat baru, konsultasikan dengan dokter.
Tag: #alasan #telapak #tangan #berkeringat #yang #disampaikan #tubuh #anda