Makan Sehat Saat Buka Puasa Harus Low Kalori, Low Fat, dan High Fiber, Ini Contoh Menunya!
Makan sehat saat buka puasa harus menerapkan prinsip low kalori, low fat, dan high fiber. Pola makan ini penting khususnya bagi mereka yang aktivitas hariannya tidak terlalu berat agar energi tidak berlebihan.
Hal ini disampaikan oleh dr. Hans Tandra, Sp.PD-KEMD, Ph.D, FINASIM, FACE, FACP, yang merupakan internist, endokrinologist, dan health motivator. Ia menegaskan bahwa prinsip makan sehat wajib tetap dijaga saat berbuka puasa.
"Prinsip makan sehat selalu harus low kalalori karena kita tahu kita orang yang rebahan kita orang yang bukan pekerja kasar atau pekerja yang banyak banting tulang," ujarnya dikutip dari kanal Goodtalktv99, Kamis (26/2).
Artinya, bagi yang tidak banyak aktivitas fisik berat, konsumsi karbohidrat tidak perlu berlebihan agar tidak menumpuk lemak tubuh.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya memilih makanan rendah lemak saat berbuka puasa. Hal itu bisa membantu menjaga kesehatan tubuh secara optimal.
"Low fat artinya rendah lemak. Lemak jahat pasti mengganggu kesehatan, cari yang rendah lemak artinya golongan ikan nomor satu golongan Ayam dada nomor dua," tuturnya.
dr. Hans juga menyarankan tempe dan telur sebagai sumber protein alternatif. Namun, ia menyebut sebaiknya konsumsi kuning telur dikurangi untuk menjaga kesehatan.
Tak kalah penting adalah asupan serat yang cukup dari sayuran segar setiap kali berbuka. Serat membantu pencernaan dan memberikan rasa kenyang lebih lama.
"Jangan lupa pula fibernya yaitu sayur jadi makanan sehat selalu low fat low calori and high fiber," tegasnya.
Terakhir, ia menambahkan bahwa setelah makan sebaiknya lakukan aktivitas ringan untuk membantu membakar kalori yang masuk. (*)
Tag: #makan #sehat #saat #buka #puasa #harus #kalori #high #fiber #contoh #menunya