PSG Vs Arsenal: Odegaard Bela Eze dan Magalhaes Usai Gagal di Adu Penalti
Bek Arsenal, Gabriel Magalhaes, gagal mencetak gol dari titik penalti pada laga final Liga Champions antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Arsenal FC di Puskas Arena, Budapest, pada 30 Mei 2026.(AFP/ODD ANDERSEN)
13:02
31 Mei 2026

PSG Vs Arsenal: Odegaard Bela Eze dan Magalhaes Usai Gagal di Adu Penalti

Martin Odegaard memberi komentar usai laga Paris Saint-Germain vs Arsenal di final Liga Champions 2025-2026.

Pertandingan Paris Saint-Germain vs Arsenal yang berlangsung di Stadion Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5/2026) malam WIB berakhir dengan skor 1-1 (4-3 adu penalti).

Untuk kesekian kalinya, Arsenal gagal meraih gelar pertamanya di Liga Champions setelah kali terakhir tampil di final pada 2006.

Odegaard yang bertindak sebagai kapten mengaku sangat kecewa dengan kekalahan ini dan sulit untuk menerimanya. 

Baca juga: Arsenal Tak Berkutik di Adu Penalti, Declan Rice: Seperti Lotre

"Semua orang sangat kecewa. Ketika Anda sudah sangat dekat dengan kemenangan, ini sangat sulit untuk diterima."

"Pada saat yang sama, kita tahu apa yang telah kita lakukan musim ini dan kita telah mencapai sesuatu yang luar biasa dan kita hampir saja melakukan yang lebih baik lagi hari ini," kata Odegaard dikutip dari Sky Sports.

Menyakitkan Kalah di Adu Penalti

Martin Odegaard tak menampik jika double winner menjadi target Arsenal dan dirinya musim ini. Sayangnya, hal tersebut gagal terealisasi pada tahun ini.

"Kami ingin memenangkan Premier League dan Liga Champions. Kami kecewa karena tidak bisa melakukannya, tetapi Liga Primer adalah pencapaian yang luar biasa."

"Jadi kita harus melihat gambaran yang lebih besar dan mengingat semua hal baik juga," jelasnya.

Baca juga: Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Kasihan Gabriel...

Para pemain Arsenal merayakan gol ke gawang Paris Saint-Germain pada laga final Liga Champions 2026 PSG vs Arsenal di Puskas Arena, Sabtu (30/5/2026) pukul 23.00 WIB.AFP/INA FASSBENDER Para pemain Arsenal merayakan gol ke gawang Paris Saint-Germain pada laga final Liga Champions 2026 PSG vs Arsenal di Puskas Arena, Sabtu (30/5/2026) pukul 23.00 WIB.

Odegaard merasa jika Arsenal mampu menguasai permainan meski sulit untuk menciptakan peluang.

Pada akhirnya, Arsenal harus gugur usai kalah di babak adu penalti yang dramatis.

"Saya merasa kami mengendalikan permainan setelah mencetak gol pertama. Mereka banyak menguasai bola tetapi tidak menciptakan terlalu banyak peluang. 

"Pada akhirnya, adu penalti adalah cara yang menyakitkan untuk kalah," tambahnya.

Baca juga: Chelsea Beri Klarifikasi Soal Sindiran untuk Arsenal Usai Gagal Juara di UCL

Bela Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes

Kegagalan eksekusi penalti Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes menjadi penyebab kegagalan Arsenal di laga ini.

Kendati begitu, Odegaard tak ingin menyalahkan keduanya dan tetap berupaya untuk membangkitkan semangat.

"Sekarang tugas kita adalah untuk membangkitkan semangat mereka." 

Baca juga: Arsenal, Haramball dan Jurang Mentalitas Juara di Hadapan Dominasi Elegan PSG

"Kita tahu apa yang telah mereka berikan kepada tim ini musim ini dan kita tidak akan berada di sini tanpa mereka," sambung pemain Timnas Norwegia itu.

Odegaard menyadari jika kegagalan di babak adu penalti adalah hal yang lumrah terjadi di sepak bola dan ia memastikan para pemain akan lekas bangkit.

"Itu adalah bagian dari sepak bola, itu adalah bagian dari kehidupan, tugas kita adalah untuk membangkitkan semangat mereka dan semua orang lain dan memastikan kita kembali lebih baik lagi di musim depan," ungkapnya.

Tag:  #arsenal #odegaard #bela #magalhaes #usai #gagal #penalti

KOMENTAR