Jumlah Jamaah Haji Asal RI Pecahkan Rekor, Kamrussamad: Saatnya Produk Lokal 'Serbu' Arab Saudi
Jamaah Haji RI Pecahkan Rekor, Kamrussamad: Saatnya Produk Lokal 'Serbu' Arab Saudi
15:18
26 Februari 2026

Jumlah Jamaah Haji Asal RI Pecahkan Rekor, Kamrussamad: Saatnya Produk Lokal 'Serbu' Arab Saudi

 

- Indonesia telah mencetak sejarah baru dalam dunia perhajian. Pada tahun 2024, jumlah jamaah haji asal Tanah Air menembus angka fantastis yakni 241.000 orang. Angka ini merupakan rekor terbesar sepanjang sejarah.

Tren positif ini diprediksi terus berlanjut. Pada tahun 2025 saja, kuota haji Indonesia tetap stabil di angka 221.000 jamaah. Tak hanya haji, gelombang umrah pun kian besar. Tercatat lebih dari 547 ribu orang berangkat ke Tanah Suci hanya dalam kuartal pertama tahun 2025.

Lonjakan angka jamaah ini bukan sekadar urusan ibadah, melainkan magnet ekonomi. Anggota DPR RI Fraksi Gerindra sekaligus Ketua Umum HIPKA, Kamrussamad, menilai sudah saatnya pelaku usaha nasional mengambil peran besar dalam ekosistem ini.

Langkah ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi nasional berbasis umat. Momentum ini harus dimanfaatkan agar perputaran uang jamaah tidak hanya dinikmati pihak asing.

"Momentum Ramadhan menjadi titik refleksi bahwa ekosistem bisnis haji dan umrah harus dibangun tidak hanya dari sisi bisnis, tetapi juga dari sisi kebermanfaatan dan pelayanan umat," ujar Kamrussamad.

Ia menegaskan pentingnya integrasi seluruh komponen untuk memperkuat posisi Indonesia. Fokus utama saat ini adalah mendorong pengusaha lokal agar mampu mengekspor kebutuhan pokok langsung ke Arab Saudi.

Produk yang menjadi prioritas meliputi bumbu-bumbu nusantara hingga makanan siap saji (ready to eat). Kebutuhan ini sangat krusial, terutama saat puncak ibadah di wilayah Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

"Pertama, pemerintah ingin sungguh-sungguh membenahi, mempercepat terbentuknya ekosistem ekonomi haji dan umrah melalui pengintegrasian dari seluruh komponen," katanya.

Selain makanan olahan, komoditas beras menjadi sorotan utama. Selama ini, beras yang dikonsumsi jemaah di Tanah Suci seringkali berasal dari negara lain. Kamrussamad berharap ke depan, jemaah Indonesia mengonsumsi beras hasil petani sendiri.

Saat ini, pemerintah tengah melakukan negosiasi intensif dengan otoritas Arab Saudi agar regulasi ekspor beras ini berjalan mulus. "Ini lagi negosiasi dengan pihak pemerintah Arab Saudi, supaya beras yang digunakan untuk jamaah Indonesia di sana itu adalah beras yang bersumber dari Indonesia juga," jelas Kamrussamad.

Editor: Estu Suryowati

Tag:  #jumlah #jamaah #haji #asal #pecahkan #rekor #kamrussamad #saatnya #produk #lokal #serbu #arab #saudi

KOMENTAR