Bukan Lima Kasus, Ini Penjelasan Resmi India Soal Situasi Terkini Wabah Virus Nipah
Pemerintah India meluruskan kabar yang sempat memicu kekhawatiran publik. Hingga akhir Januari 2026, hanya dua kasus virus Nipah yang terkonfirmasi secara resmi di Benggala Barat, bukan lima seperti yang dilaporkan sejumlah media internasional.
Klarifikasi ini disampaikan Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India setelah muncul pemberitaan yang menyebut virus mematikan tersebut telah menginfeksi lebih banyak orang.
Otoritas kesehatan menegaskan, angka yang beredar sebelumnya bersifat spekulatif dan tidak akurat.
Baca juga: Situasi Terkini Virus Nipah di Indonesia, Epidemiolog Ingatkan Gejala dan Pencegahannya
Bantahan resmi pemerintah India
Dalam pernyataan tertulis yang dirilis Selasa (27/1/2026), Kementerian Kesehatan India menyatakan bahwa laporan mengenai lima kasus virus Nipah tidak sesuai dengan data resmi.
“Berdasarkan laporan dari National Centre for Disease Control (NCDC), hanya dua kasus virus Nipah yang terkonfirmasi di Benggala Barat sejak Desember tahun lalu hingga saat ini,” demikian keterangan resmi Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India, seperti dikutip dari Antara, Rabu (28/1/2026).
Pernyataan ini sekaligus merespons laporan sebuah media internasional yang menyebut India tengah berupaya menahan wabah virus Nipah dengan dugaan lima orang terinfeksi dan ratusan lainnya dikarantina.
Baca juga: Waspada Lonjakan Kasus Virus Nipah di India, Ini Langkah Antisipasi Kemenkes untuk Wilayah Indonesia
196 orang dilacak, semua negatif
Ilustrasi demam. Pemerintah India membantah laporan lima kasus virus Nipah dan memaparkan data resmi terbaru dari otoritas kesehatan.
Pemerintah India juga memaparkan langkah-langkah yang telah dilakukan setelah dua kasus tersebut terdeteksi. Salah satu fokus utama adalah pelacakan kontak erat untuk mencegah penyebaran lebih luas.
Menurut pihak kementerian, sebanyak 196 orang yang memiliki riwayat kontak dengan dua pasien terkonfirmasi telah berhasil diidentifikasi, dipantau, dan menjalani pemeriksaan kesehatan.
“Hingga saat ini, seluruh kontak yang berhasil ditelusuri tidak menunjukkan gejala dan hasil tes mereka negatif untuk virus Nipah,” ujar kementerian dalam siaran persnya.
Selain itu, pengawasan epidemiologis diperketat, kapasitas pemeriksaan laboratorium ditingkatkan, dan investigasi lapangan dilakukan secara terpadu oleh otoritas kesehatan pusat dan negara bagian.
Baca juga: Situasi Terkini Ancaman Virus Nipah di Indonesia, Ini Cara Pencegahannya Menurut Kemenkes
Virus Nipah jadi sorotan
Meski jumlah kasus saat ini terbatas, virus Nipah tetap menjadi sorotan karena tingkat fatalitasnya yang tinggi.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan Nipah sebagai salah satu virus paling berbahaya di dunia.
Virus ini merupakan penyakit zoonosis yang umumnya ditularkan dari hewan ke manusia.
Kelelawar buah atau kalong dikenal sebagai reservoir alami virus Nipah, dengan penularan ke manusia bisa terjadi melalui konsumsi buah atau produk makanan yang terkontaminasi air liur hewan terinfeksi. Penularan juga dapat melibatkan hewan domestik.
Hingga kini, belum tersedia vaksin maupun pengobatan spesifik untuk virus Nipah, sehingga pencegahan dan deteksi dini menjadi kunci utama pengendalian.
Baca juga: Virus Nipah Menular dari Kelelawar ke Manusia, Ini Cara Penularan yang Perlu Diwaspadai
India pernah hadapi wabah virus Nipah sebelumnya
Kewaspadaan pemerintah India bukan tanpa alasan.
Negara tersebut pernah mencatat beberapa wabah virus Nipah di masa lalu, yakni di Benggala Barat pada 2001 dan 2007, serta di negara bagian Kerala pada 2018 dan 2019.
Pengalaman tersebut membuat otoritas kesehatan India bergerak cepat setiap kali muncul kasus baru.
“Situasi saat ini berada dalam pemantauan ketat, dan seluruh langkah kesehatan masyarakat yang diperlukan telah diterapkan,” ungkap Kementerian Kesehatan India.
Baca juga: Sering Dikira Flu Biasa, Kenali Gejala Virus Nipah yang Bisa Menyerang Otak
Tag: #bukan #lima #kasus #penjelasan #resmi #india #soal #situasi #terkini #wabah #virus #nipah