Sampah Ancam Pariwisata RI, Prabowo: “Turis Mau Datang Kalau Kotor?”
Sampah terdampar di Pantai Legian, Minggu (3/1/2021).(Istimewa/ Instagram: Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Legian)
15:35
2 Februari 2026

Sampah Ancam Pariwisata RI, Prabowo: “Turis Mau Datang Kalau Kotor?”

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa persoalan kebersihan, khususnya sampah, kini menjadi hambatan serius bagi perkembangan pariwisata Indonesia.

Hal itu ia sampaikan dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Pariwisata berpotensi besar, tapi terganjal masalah sampah

Menurut Prabowo, sektor pariwisata merupakan salah satu penyerap tenaga kerja terbesar dan paling mudah dikembangkan.

Namun potensi tersebut terhambat oleh buruknya pengelolaan kebersihan di berbagai destinasi wisata.

Baca juga: Usai Disentil Prabowo, Koster: Kami Batasi Jumlah Spanduk di Bali

“Bagaimana kita mau jual pariwisata kalau lingkungan kita enggak benar, jorok, kotor?” tegasnya.

Prabowo menekankan bahwa keindahan alam Indonesia tidak akan berarti jika wisatawan justru disambut oleh tumpukan sampah.

“Indonesia indah, dia mau datang, lihat kumuh. Dia mau ke Bali, pantai Bali kotor,” ujarnya.

Keluhan turis dan tokoh dunia ke Prabowo, Bali dinilai makin kotor

Prabowo mengungkapkan bahwa sejumlah tokoh luar negeri yang baru berkunjung ke Bali menyampaikan keluhan soal kebersihan.

Saat bertemu pejabat dan jenderal Korea Selatan, mereka secara terus terang mengatakan Bali kini tampak lebih kotor dibanding sebelumnya.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan soal permasalahan sampah, Senin (2/2/2026). Dok.ISTIMEWA Presiden Prabowo Subianto menyampaikan soal permasalahan sampah, Senin (2/2/2026).

“‘Bali so dirty now (Bali sangat kotor sekarang). Bali not nice (Bali tidak menyenangkan).’ Saya terima itu sebagai koreksi,” kata Prabowo.

Ia juga menunjukkan kondisi sampah di salah satu pantai Bali pada Desember 2025 sebagai bukti bahwa masalah kebersihan masih memprihatinkan.

“Ini pantai Bali, bagaimana turis mau datang ke situ lihat sampah?” ujarnya.

Serukan perang terhadap sampah

Melihat seriusnya persoalan ini, Prabowo menyerukan agar seluruh pihak menyatakan perang terhadap sampah.

Ia menilai pemerintah daerah memiliki kendali besar dalam menggerakkan masyarakat, termasuk para pelajar, untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Dia juga mendorong kerja bakti rutin yang melibatkan aparat TNI dan Polri bersama jajaran pemerintah daerah.

Dorong gerakan Indonesia ASRI

Untuk memperkuat upaya tersebut, Prabowo memperkenalkan Gerakan Indonesia ASRI: Aman, Sehat, Resik, Indah.

Menurutnya, nilai “Resik” atau bersih adalah fondasi utama agar Indonesia mampu bersaing sebagai destinasi wisata kelas dunia.

Baca juga: Prabowo Soroti Sampah di Bali: “Bagaimana Turis Mau Datang Kalau Bali Kotor?”

Prabowo menegaskan bahwa pariwisata tidak akan berkembang pesat tanpa lingkungan yang bersih. Kebersihan kini menjadi salah satu indikator utama dalam keputusan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

“Salah satu cara membuka lapangan kerja adalah pariwisata. Tapi apakah turis mau datang kalau melihat sampah?” tandasnya.

Tag:  #sampah #ancam #pariwisata #prabowo #turis #datang #kalau #kotor

KOMENTAR