Hakim MK Arief Hidayat Cerita Pernah Jadi ''Anak Pungut'' Taufik Kiemas
- Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat menceritakan, dirinya yang pernah menjadi anak pungut dari mantan Ketua MPR Taufik Kiemas.
Cerita tersebut disampaikannya dalam pidato sambutan kegiatan "Peluncuran dan Bedah Buku dalam Rangka Purna Tugas YM Hakim Konstitusi Bapak Prof Dr Arief Hidayat, setelah 13 Tahun Mengabdi sebagai Hakim Konstitusi", Senin (2/2/2026).
Baca juga: Cerita Hakim MK Arief Hidayat Hampir Jadi Caleg PDI pada 1998
Sebelum momen menjadi "anak pungut" itu terjadi, Arief menceritakan saat menjadi dosen muda pernah ditegur oleh seorang guru besar karena memasang foto Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno di kantornya.
Namun, ia tak mengindahkan teguran tersebut dan tetap memajang foto Soekarno di kantornya.
"Saya bilang 'mohon maaf Prof, saya tetap setia dengan beliau', dalam arti setia dalam ajaran-ajaran beliau. Sehingga sampai hari ini saya masih menggunakan jaket yang paling saya suka adalah jaket merah, karena jaket merah itu PA GMNI sekaligus Fakultas Hukum Universitas Diponegoro juga merah, dan warna merah kayaknya membekas sekali di hati saya sejak saya kecil," ungkap Arief menceritakan, Senin.
Momen dirinya "dipungut" oleh Taufik Kiemas terjadi ketika dirinya pergi ke Jakarta, setelah sebelumnya ia berkarir sebagai dosen hingga dekan.
"Setelah saya ke Jakarta, saya ini dipungut menjadi anak pungut Bapak Taufik Kiemas. Pada waktu itu Bapak Taufik Kiemas Ketua MPR menyampaikan kepada saya, 'Arief Hidayat pemikiran-pemikirannya kayaknya berguna di tingkat nasional, jangan hanya di tingkat Undip'," ungkap Arief.
Baca juga: Kelakar Arief Hidayat Usulkan Gaji Pensiunan Hakim MK Naik 10 Persen
"Sejak saat itu Pak Taufik Kiemas sering mengajak diskusi saya mengenai hal-hal yang berhubungan dengan konsepsi negara hukum yang berwatak Pancasila," sambungnya.
Arief kemudian menceritakan momennya ketika menunggu suami dari Megawati Soekarnoputri itu.
Ketika berada di Ruang Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), ia pernah menunggu di ruangan milik mantan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly.
"Kebetulan waktu menunggu ketua MPR saya di ruang Fraksi PDIP di ruangnya Prof Yasonna Laoly saya di situ, saya dikasih makan di situ. Jadi saya sangat terima kasih Pak Yasonna," ujar Arief.
Baca juga: Respons Mahfud MD soal Adies Kadir Gantikan Posisi Arief Hidayat Jadi Hakim MK
Sebagai informasi, Arief Hidayat menjadi Hakim Konstitusi sejak 1 April 2013, di mana mengucapkan sumpah jabatannya di hadapan Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Arief Hidayat pernah diamanatkan menjadi Wakil Ketua MK periode 6 November 2013 sampai 12 Januari 2015.
Setelah itu, ia dipercaya menjadi Ketua MK periode 14 Januari 2015 hingga 14 Juli 2017 dan berlanjut dari 14 Juli 2017 sampai 1 April 2018.
Arief Hidayat sebagai Hakim MK akan pensiun pada Selasa (3/2/2026). Di MK, ia akan digantikan oleh Adies Kadir yang telah ditetapkan oleh DPR.
Tag: #hakim #arief #hidayat #cerita #pernah #jadi #anak #pungut #taufik #kiemas