Permintaan Maaf Lautaro Martinez Untuk Emil Audero Imbas Pelemparan Petasan
Lautaro Martinez (kiri) dibayangi Federico Ceccherini dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Cremonese vs Inter Milan di Stadion Giovanni Zini di Cremona, Italia utara, pada 1 Februari 2026. (Foto oleh Piero CRUCIATTI / AFP)(AFP/PIERO CRUCIATTI)
18:26
2 Februari 2026

Permintaan Maaf Lautaro Martinez Untuk Emil Audero Imbas Pelemparan Petasan

Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez menyampaikan permintaan maaf kepada Emil Audero yang menjadi korban pelemparan petasan oleh suporter Nerazzurri.

Emil Audero menjadi korban lemparan petasan saaat membela Cremonese menghadapi Inter Milan dalam lanjutan pekan ke-23 Serie A 2025-2026.

Pertandingan Cremonese vs Inter Milan berlangsung di Giovanni Zini pada Senin (2/2/2026) dini hari berakhir dengan skor 0-2 untuk kemenangan Nerazzurri.

Emil Audero tampil sejak menit pertama dan harus rela gawangnya dua kali dijebol oleh Inter Milan lewat Lautaro Martinez (16') dan Piotr Zielinski (31').

Baca juga: Amarah Bos Inter Milan Usai Insiden Petasan yang Mengenai Emil Audero

Peristiwa lemparan petasan membuat laga sempat dihentikan sementara. Meski begitu, kiper kelahiran Lombok, NTB tersebut masih bisa kembali bermain.

Profesionalitas Emil Audero juga mendapat pujian dari banyak pihak, terlebih ia telah menyelamatkan Inter Milan dari ancaman kekalahan Walk Out (WO).

Jika Emil Audero memutuskan untuk tidak melanjutkan pertandingan, maka Inter Milan dijatuhi sanksi kekalahan otomatis 0-3.

Permintaan Maaf Lautaro Martinez

Lautaro Martinez merupakan salah satu orang yang pertama mendatangi Audero setelah petasan meledak, selain Federico Dimarco.

Perihal kejadian tak terpuji tersebut, Lautaro kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada mantan rekan setimnya itu.

Lautaro langsung merentangkan tangan mereka ke arah para penggemar Inter Milan agar menghentikan aksi tersebut.

Baca juga: Kronologi Lemparan Petasan Kepada Emil Audero, Inter Milan Terancam Sanksi Berat

Kiper Timnas Indonesia itu awalnya melaporkan kepada wasit bahwa ia mengalami masalah dengan telinga kanannya, tetapi ia tetap berhasil menyelesaikan pertandingan.

Kiper Cremonese, Emil Audero, mengalami cedera setelah ledakan suar di lapangan pada laga Serie A Italia antara US Cremonese dan Inter Milan di Stadion Giovanni Zini di Cremona, Italia utara, pada 1 Februari 2026.AFP/PIERO CRUCIATTI Kiper Cremonese, Emil Audero, mengalami cedera setelah ledakan suar di lapangan pada laga Serie A Italia antara US Cremonese dan Inter Milan di Stadion Giovanni Zini di Cremona, Italia utara, pada 1 Februari 2026.

“Hal-hal seperti ini tidak boleh terjadi,” kata Lautaro kepada DAZN setelah pertandingan berakhir.

“Ada risiko pribadi. Pemain sepak bola juga manusia. Kami menampilkan pertunjukan yang disaksikan di seluruh dunia, jadi kami harus berhati-hati terhadap hal-hal seperti ini.”

“Kami meminta maaf kepada Audero, yang merupakan pemenang bersama kami saat kami meraih bintang kedua, dan kami meminta maaf kepada semua penggemar Cremonese. Hal-hal seperti ini tidak boleh terjadi,” tambahnya.

Baca juga: Rapor Emil Audero di Cremonese Vs Inter Milan 0-2: Terkena Flare, Hampir Buat Blunder

Pelaku Kehilangan Tiga Jari

Mengutip dari Sky Sport Italia, insiden tersebut terjadi pada menit ke-49 saat sejumlah petasan dilempar ke dalam lapangan dari arah tribun utara.

Pihak keamanan belakangan mengetahui identitas pelaku yang juga mengalami luka serius yang mengakibatkannya kehilangan tiga jari akibat ledakan.

Berdasarkan hasil rekonstruksi sementara, pria tersebut bukan bagian dari kelompok suporter terorganisasi di stadion dan insiden ini diduga merupakan aksi individu.

Baca juga: Hasil Cremonese Vs Inter Milan 0-2: Emil Audero dkk Perpanjang Masa Paceklik

Salah satu petasan jatuh ke lapangan dan mengenai Audero, sementara petasan lainnya meledak di tangan pelaku hingga menyebabkan ia kehilangan tiga jari.

Suporter Inter Milan dilaporkan sempat berupaya menyerang pelaku saat ia dievakuasi dan dibawa ke ambulans.

Saat ini pelaku dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis dan akan diamankan oleh pihak kepolisian setelah kondisinya stabil.

Baca juga: Pelaku Lempar Petasan ke Emil Audero Kehilangan Tiga Jari Tangan

Peristiwa ini mendapat sorotan serius dari pihak berwenang dan segera memutuskan sanksi apa yang akan diberikan.

Hukuman yang dijatuhkan bisa berupa denda, penutupan sebagian stadion, atau sanksi terkait laga tandang di kemudian hari.

Tag:  #permintaan #maaf #lautaro #martinez #untuk #emil #audero #imbas #pelemparan #petasan

KOMENTAR