Timnas Indonesia Krisis Striker Abroad Eropa Andai Mauro Zijlstra Gabung Persija
- Potensi kepindahan Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta akan membuat Timnas Indonesia hanya memiliki satu striker murni yang berkarier di Eropa, yaitu Ole Romeny.
- Nama-nama lain seperti Ragnar Oratmangoen dan Miliano Jonathans sejatinya adalah penyerang sayap, bukan juru gedor utama di posisi nomor sembilan.
- Menipisnya stok striker di Eropa akan menjadi tantangan tersendiri bagi pelatih baru John Herdman dalam menentukan skema permainan dan komposisi lini depan Timnas Indonesia.
Era kepelatihan John Herdman di Timnas Indonesia tampaknya akan langsung dihadapkan pada sebuah dilema taktis yang cukup pelik di lini depan.
Di tengah ambisi membangun skuad berstandar Eropa, stok penyerang tengah (centre-forward) murni yang berkompetisi di Benua Biru justru terancam menipis drastis.
Krisis kecil ini berpotensi terjadi jika rumor kepindahan striker muda, Mauro Zijlstra, ke Persija Jakarta benar-benar menjadi kenyataan.
Laporan dari media Belanda, Voetbal Primeur, menyebutkan bahwa Zijlstra selangkah lagi akan menandatangani kontrak jangka panjang bersama Macan Kemayoran.
Jika transfer ini terwujud, maka satu-satunya juru gedor murni berlabel Timnas Indonesia yang masih tersisa di kompetisi Eropa hanyalah Ole Romeny.
Saat ini, Romeny tengah berjuang keras mengembalikan performa terbaiknya di kasta kedua Liga Inggris (Championship) bersama Oxford United setelah pulih dari cedera parah.
Pemain berusia 25 tahun itu perlahan mulai mendapatkan kepercayaan dengan total 10 penampilan, termasuk saat turun 25 menit dalam laga kontra Birmingham City.
Mungkin akan muncul pertanyaan mengenai status Ragnar Oratmangoen dan Miliano Jonathans yang juga berkarier di Eropa.
Namun, perlu dicatat bahwa posisi natural kedua pemain tersebut bukanlah striker murni, melainkan penyerang sayap (winger) yang masuk dalam kategori gelandang serang.
Ragnar Oratmangoen, yang terkadang juga bisa mengisi pos penyerang tengah, belakangan terpinggirkan di skuad FC Dender akibat cedera lutut yang diderita sejak akhir tahun lalu.
Sementara Miliano tengah tampil impresif dalam masa peminjamannya di Excelsior. Dia tampil tajam dengan mengemas dua gol dari empat pertandingan terakhirnya, termasuk saat membobol gawang Ajax Amsterdam pekan lalu.
Meskipun Miliano bisa menjadi opsi darurat, menipisnya stok striker murni di Eropa jelas menjadi pekerjaan rumah serius bagi Herdman dalam meracik strateginya.
Di luar Eropa, Timnas Indonesia sebenarnya masih memiliki Ramadhan Sananta yang berkarier bersama klub Brunei yang berkompetisi di Liga Super Malaysia.
Namun, ketiadaan stok penyerang tengah yang matang di level tertinggi Eropa akan memaksa Herdman untuk lebih kreatif dalam membangun skema serangan Skuad Garuda.
Tag: #timnas #indonesia #krisis #striker #abroad #eropa #andai #mauro #zijlstra #gabung #persija