MSCI Ubah Komposisi Indeks, BEI Anggap Proses Reguler
– PT Bursa Efek Indonesia merespons pengumuman Morgan Stanley Capital International terkait hasil tinjauan berkala indeks periode Maret 2026.
Pejabat Sementara Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyebut perubahan tersebut sebagai proses rutin dalam evaluasi komposisi indeks.
“Sepertinya itu proses reguler yang dilakukan oleh MSCI,” ujar Jeffrey saat dihubungi Kompas.com, Rabu (11/2/2026).
Baca juga: Jelang Negosiasi BEI dan MSCI, IHSG Sesi I Melonjak 1,60 Persen
Perubahan hasil rebalancing berlaku setelah penutupan perdagangan 27 Februari 2026. Kebijakan efektif mulai 2 Maret 2026.
Dalam tinjauan ini, MSCI mengubah komposisi saham Indonesia. PT Indofood Sukses Makmur Tbk atau INDF turun dari MSCI Global Standard Indexes ke MSCI Small Cap Indexes.
PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk atau ACES dan PT Sariguna Primatirta Tbk atau CLEO dikeluarkan dari MSCI Small Cap Indexes. Keduanya tidak lagi masuk dalam indeks global tersebut.
Jeffrey menilai dampak keputusan itu terhadap IHSG tercermin dari pergerakan pasar.
“Bisa kita lihat bagaimana pasar hari ini,” katanya.
Baca juga: Rebalancing MSCI Maret 2026, Indofood Keluar dari Indeks Utama
IHSG melonjak 1,60 persen pada penutupan sesi pertama perdagangan Rabu (11/2/2026). Penguatan terjadi menjelang pertemuan negosiasi antara BEI dan MSCI pada sore hari.
Data BEI menunjukkan IHSG dibuka pada level 8.152,785. Indeks bergerak di zona hijau sepanjang sesi. Level terendah tercatat 8.118,163. Level tertinggi harian mencapai 8.276,018.
Volume perdagangan mencapai 37,706 miliar saham. Nilai transaksi sebesar Rp 16,916 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat 2.101.361 kali transaksi.
Sebanyak 531 saham menguat. Sebanyak 153 saham melemah. Sebanyak 135 saham bergerak stagnan.
Tag: #msci #ubah #komposisi #indeks #anggap #proses #reguler