Rupiah Ditutup Melemah Terhadap Dollar AS, IHSG Justru Naik 1,24 Persen
Ilustrasi rupiah. (PIXABAY/MOHAMAD TRILAKSONO)
16:28
10 Februari 2026

Rupiah Ditutup Melemah Terhadap Dollar AS, IHSG Justru Naik 1,24 Persen

Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup melemah pada akhir perdagangan Selasa (10/2/2026). 

Rupiah berakhir di level Rp 16.811 per dollar Amerika Serikat (AS), turun 0,04 persen dibandingkan penutupan sehari sebelumnya di Rp 16.805 per dolar AS.

Di kawasan Asia, mayoritas mata uang bergerak menguat terhadap dollar AS. Penguatan terbesar dicatatkan rupee India yang naik 0,23 persen, disusul yen Jepang dan ringgit Malaysia yang masing-masing 0,19 persen.

Selanjutnya, yuan China naik 0,11 persen, dollar Taiwan 0,07 persen, dan dollar Singapura menguat 0,03 persen terhadap dollar AS.

Baca juga: Mengapa Rupiah Anjlok ke Rekor Terendah Meski Indeks Dollar AS Melemah?

Sementara itu, sejumlah mata uang Asia lainnya justru melemah. Baht Thailand terkoreksi 0,12 persen, peso Filipina turun 0,11 persen, won Korea Selatan melemah 0,10 persen, serta dollar Hong Kong yang terdepresiasi 0,03 persen terhadap dolar AS.

Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan Selasa sore ini. Indeks mengakhiri sesi di level 8.131,74, naik 99,86 poin atau 1,24 persen dibandingkan penutupan hari sebelumnya.

Sejak pembukaan, IHSG bergerak di zona hijau meski sempat mengalami tekanan pada awal perdagangan hingga menyentuh level terendah harian di 8.011,13. Setelah itu, indeks berangsur menguat dan bergerak stabil di atas level 8.100.

Sepanjang perdagangan, IHSG sempat mencatatkan level tertinggi di 8.140,86 sebelum sedikit terkoreksi dan kembali menguat menjelang penutupan.

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi mencapai 45,56 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 20,25 triliun dan frekuensi perdagangan sebanyak 2,44 juta kali.

Baca juga: Purbaya Bantah Rupiah Anjlok Imbas Thomas Djiwandono Masuk Bursa Bos BI

Penguatan IHSG didukung oleh mayoritas saham yang bergerak naik, dengan 556 saham menguat, 144 saham melemah, dan 116 saham stagnan.

Sejalan dengan penguatan indeks, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) meningkat menjadi Rp 14.778,76 triliun.

Tag:  #rupiah #ditutup #melemah #terhadap #dollar #ihsg #justru #naik #persen

KOMENTAR