Ini Dia Alamat Situs Termahal di Dunia, Dijual Rp 1 Triliun
Ilustrasi Internet Explorer.(TheVerge)
18:03
10 Februari 2026

Ini Dia Alamat Situs Termahal di Dunia, Dijual Rp 1 Triliun

– Domain internet atau alamat situs biasanya bisa dibeli dengan harga ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Namun, alamat situs yang satu ini dibeli dengan harga mencapai sekitar Rp 1 triliun. 

Domain internet tersebut adalah AI.com yang kini tercatat sebagai alamat situs termahal di dunia. Domain internet tersebut dibeli CEO sekaligus co-founder Crypto.com, Kris Marszalek, dengan nilai fantastis mencapai 70 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,17 triliun.

Pembelian domain tersebut dilakukan sejak April 2025 lalu. Pemilik domain ini sebelumnya bernama Arsyan Ismail dari Malaysia. Nilai transaksi tersebut menjadikan AI.com sebagai salah satu pembelian nama domain termahal sepanjang sejarah internet.

Domain sendiri merupakan alamat unik untuk mengakses sebuah situs web, seperti "kompas.com" atau "google.com", yang berfungsi menggantikan alamat IP berupa deretan angka agar mudah diingat pengguna.

Secara umum, nama domain terdiri dari dua bagian utama, yakni nama situs dan ekstensi atau top-level domain (TLD), seperti .com, .id, atau .org.

Domain dengan kata pendek, mudah diingat, dan relevan secara global, seperti AI.com, dinilai memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi.

Baca juga: Ini Dia Sosok di Balik iLovePDF, Situs Populer untuk Ubah File ke PDF

Pembelian AI.com ini bahkan melampaui sejumlah transaksi domain legendaris. Sebagai perbandingan, Cars.com sempat tercatat sebagai salah satu domain paling bernilai, dengan estimasi aset tidak berwujud mencapai 872,3 juta dollar AS pada 2014.

Meski dibeli oleh CEO Crypto.com, domain AI.com tidak akan menggantikan alamat utama Crypto.com. Kris Marszalek menegaskan bahwa ia akan memimpin dua entitas yang berbeda.

Crypto.com tetap beroperasi sebagai platform pertukaran mata uang kripto, sementara AI.com dikembangkan sebagai perusahaan yang fokus pada teknologi agen kecerdasan buatan.

Peluncuran AI.com dilakukan bertepatan dengan penayangan iklan dalam ajang Super Bowl LX di Amerika Serikat, menandai debut resmi proyek tersebut ke publik global.

Dikembangkan sebagai platform agen AI

Kris menjelaskan, AI.com akan berfungsi sebagai platform agen AI otonom berbasis perangkat lunak. Agen ini tidak hanya merespons perintah pengguna, tetapi juga mampu menjalankan tindakan secara mandiri atas nama pengguna.

Fungsinya mencakup pengelolaan tugas, pengiriman pesan, menjalankan alur kerja lintas aplikasi, membangun proyek, hingga melakukan transaksi seperti jual-beli saham dan memperbarui profil di aplikasi kencan daring.

Seluruh agen AI dalam platform AI.com diklaim beroperasi dalam sistem yang aman, dengan enkripsi berbasis kunci milik pengguna. Mekanisme ini disebut memberikan perlindungan data dan privasi yang lebih kuat.

"Kita berada pada pergeseran fundamental dalam evolusi AI saat kita bergerak cepat melampaui fungsi agen AI yang benar-benar bisa melakukan berbagai hal untuk manusia," ujar Kris.

Baca juga: Moltbook, Medsos Tempat AI Saling Ngobrol dan Ngomongin Manusia

Lebih lanjut, Kris memiliki visi membangun jaringan terdesentralisasi yang terdiri dari miliaran agen AI. Agen-agen tersebut diharapkan dapat saling berbagi peningkatan kemampuan untuk mempercepat perkembangan teknologi kecerdasan buatan.

Menurut Kris, pendekatan ini berpotensi mempercepat kemunculan AGI (Artificial General Intelligence), yakni konsep AI yang secara teoretis memiliki kemampuan kognitif setara atau bahkan melampaui manusia.

Berbeda dengan AI saat ini yang umumnya terbatas pada tugas spesifik, AGI dirancang mampu belajar secara mandiri, beradaptasi, serta memecahkan persoalan kompleks yang belum pernah diajarkan sebelumnya.

Meski AI.com akan tersedia secara gratis untuk publik, perusahaan berencana menawarkan paket langganan berbayar dengan fitur tambahan, seperti batas input yang lebih tinggi dan kemampuan lanjutan lainnya, dirangkum KompasTekno dari Bitcoin.com News, AI.com 

Tag:  #alamat #situs #termahal #dunia #dijual #triliun

KOMENTAR