IHSG Ditutup Ambles 4,88 Persen ke Level 7.922, Mayoritas Saham Terkoreksi
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan hari ini, Senin (2/2/2026). IHSG anjlok 406,88 poin atau 4,88 persen ke level 7.922,73.(ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha)
16:40
2 Februari 2026

IHSG Ditutup Ambles 4,88 Persen ke Level 7.922, Mayoritas Saham Terkoreksi

– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan hari ini, Senin (2/2/2026). IHSG anjlok 406,88 poin atau 4,88 persen ke level 7.922,73.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG dibuka di level 8.306,16, lebih rendah dari posisi penutupan sebelumnya di 8.329,61. Sepanjang perdagangan, indeks bergerak dalam rentang 7.820,23 hingga 8.313,06.

Total volume transaksi tercatat mencapai 47,53 miliar saham dengan nilai Rp 28,91 triliun dan frekuensi 2,888 juta kali. Kapitalisasi pasar menyusut menjadi Rp 14.239 triliun.

Baca juga: IHSG Melemah di Awal Pekan, Saatnya Lirik Saham Fundamental

Tekanan jual mendominasi hampir seluruh saham. Sebanyak 753 saham turun, hanya 63 saham naik, dan 142 saham stagnan. Pergerakan ini mencerminkan sentimen negatif yang kuat di pasar domestik.

Sejumlah indeks utama turut terkoreksi dalam. Indeks LQ45 turun 3,28 persen ke 806,24, JII melemah 6,92 persen ke 519,65, dan KOMPAS100 merosot 4,94 persen ke 1.107,64.

ISSI terkoreksi 6,47 persen ke 278,48, IDX30 turun 2,07 persen ke 420,87, serta JII70 melemah 6,18 persen ke 193,41.

Mayoritas Sektor di Zona Merah

Secara sektoral, hampir seluruh indeks mencatat pelemahan tajam. Sektor bahan baku memimpin penurunan setelah ambles 10,74 persen ke 1.994,15.

Sektor energi turun 7,66 persen ke 3.803,34 dan sektor barang konsumen siklikal melemah 7,67 persen ke 1.148,34. Sektor properti dan real estat terkoreksi 6,27 persen ke 1.057,07, sementara sektor transportasi turun 6,18 persen ke 1.892,13.

Baca juga: IHSG Sesi Satu Ditutup Anjlok 5,31 Persen

Sektor teknologi melemah 6,04 persen ke 8.374,69 dan sektor infrastruktur turun 6,06 persen ke 2.282,76. Sektor perindustrian terkoreksi 5,88 persen ke 1.818,41.

Adapun sektor keuangan turun lebih terbatas 2,33 persen ke 1.449,49 dan sektor barang konsumen primer melemah 1,73 persen ke 792,96. Sektor kesehatan menjadi yang paling defensif dengan penurunan 1,28 persen ke 1.949,77.

Saham Tambang dan Energi Tertekan

Dari jajaran saham unggulan, tekanan paling besar terjadi di sektor tambang dan energi. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) anjlok 14,80 persen ke Rp 6.475 per saham.

PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 14,81 persen ke Rp 1.840, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) merosot 14,73 persen ke Rp 220, dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) melemah 14,81 persen ke Rp 920.

Baca juga: Asing Masih Borong Saham Rp 16,28 Triliun di Tengah Trading Halt IHSG

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) ambles 14,95 persen ke Rp 2.730 dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) turun 15,00 persen ke Rp 1.530. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) terkoreksi 12,42 persen ke Rp 86.700.

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melemah 9,50 persen ke Rp 3.810 dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun 8,14 persen ke Rp 5.925. PT United Tractors Tbk (UNTR) juga turun 6,14 persen ke Rp 24.450.

Perbankan dan Konsumer Menguat

Di sektor perbankan, pergerakan saham cenderung bervariasi. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 2,70 persen ke Rp 7.600 dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menguat 0,52 persen ke Rp 3.830.

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik tipis 0,22 persen ke Rp 4.500. Namun PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 0,41 persen ke Rp 4.800 dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) melemah 0,81 persen ke Rp 1.220. PT Bank Permata Tbk (BNLI) turun 5,88 persen ke Rp 4.000.

Baca juga: 602 Saham “Terbakar”, IHSG Anjlok 4,37 Persen Jelang OJK dan BEI Bertemu MSCI

Di sektor konsumer, sejumlah saham justru mencatat penguatan. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik 5,45 persen ke Rp 2.030, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) menguat 5,35 persen ke Rp 8.375, dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) naik 5,31 persen ke Rp 2.580.

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) bertambah 3,31 persen ke Rp 7.025 dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) naik 0,23 persen ke Rp 4.440.

Sementara itu, di sektor telekomunikasi dan teknologi, tekanan masih terlihat. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) merosot 14,87 persen ke Rp 830 dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) turun 2,78 persen ke Rp 3.500.

Pergerakan hari ini menunjukkan tekanan jual yang merata di hampir seluruh sektor, terutama saham berbasis komoditas dan energi, sehingga menyeret IHSG turun tajam mendekati level psikologis 7.900.

Tag:  #ihsg #ditutup #ambles #persen #level #7922 #mayoritas #saham #terkoreksi

KOMENTAR