Pertamina NRE Catat 20 Persen Saham CREC di Bursa Filipina
PLTS milik Pertamina NRE(Dok Pertamina NRE)
19:28
2 Februari 2026

Pertamina NRE Catat 20 Persen Saham CREC di Bursa Filipina

Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) resmi tercatat sebagai pemegang 20 persen saham Citicore Renewable Energy (CREC), perusahaan energi baru dan terbarukan Filipina, di Philippine Stock Exchange (PSE).

Pencatatan kepemilikan saham tersebut dilakukan pada Selasa (13/01/26), menandai finalisasi proses investasi Pertamina NRE di CREC yang telah berlangsung sejak pertengahan 2025.

“Seraya memajukan sektor EBT di Filipina, kemitraan ini sesuai dengan pengalaman dan keahlian kami di teknologi energi terbarukan,” ujar CEO & President CREC Oliver Y. Tan dalam keterangan resmi, Senin (2/2/2026).

Pertamina NRE sebelumnya menyelesaikan akuisisi 20 persen saham CREC pada Juni 2025 dengan nilai investasi sekitar 120 juta dollar AS atau setara Rp 1,98 triliun, melalui penandatanganan Share Subscription Agreement di Jakarta.

Langkah ini disebut menjadi bagian dari upaya Pertamina NRE memperkuat portofolio bisnis energi terbarukan di kawasan Asia Tenggara, seiring meningkatnya kebutuhan energi bersih di kawasan tersebut.

Baca juga: Saat Pertamina NRE Menjajaki China untuk Percepat Energi Bersih RI

Portofolio Surya CREC dan Target Ekspansi

CREC merupakan perusahaan energi terbarukan terkemuka di Filipina dengan portofolio proyek pembangkit listrik tenaga surya yang terus berkembang. Hingga Desember 2025, kapasitas terpasang kotor (gross installed capacity) CREC mencapai 596 MWp.

Perusahaan menargetkan kapasitas terpasang meningkat menjadi 5 GW pada 2029. Pengembangan ini diharapkan berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon serta mendukung agenda keberlanjutan lingkungan di Filipina.

Kemitraan dengan Pertamina NRE juga diarahkan untuk membuka peluang kolaborasi proyek energi terbarukan di Indonesia dan negara Asia Tenggara lainnya, termasuk peningkatan keahlian teknis dan transfer teknologi.

Kolaborasi ini dinilai menjadi fondasi bagi Pertamina NRE dalam memperluas kapabilitas bisnis energi terbarukan yang berdaya saing dan berkelanjutan, sejalan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Baca juga: Pertamina NRE Terbitkan Kredit Karbon Baru, 90 Persen Terjual

Strategi Jangka Panjang dan Kolaborasi Regional

Pjs. Corporate Secretary Pertamina NRE Rika Gresia Wahyudi mengatakan, investasi tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam meningkatkan kapasitas terpasang energi baru dan terbarukan.

“Dengan menjadi pemegang saham di emiten EBT terkemuka di Filipina, Pertamina NRE bangga dapat berkontribusi dalam pengembangan sektor EBT tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kawasan Asia Tenggara,” ujar Rika.

Ia menambahkan, langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Pertamina NRE untuk memperkuat kolaborasi regional dan mendorong percepatan transisi energi di ASEAN.

Direktur CREC Eri Reksoprodjo yang mewakili Pertamina NRE menyampaikan, investasi tersebut diharapkan tidak hanya memberikan keuntungan finansial, tetapi juga membuka ruang pembelajaran dan kerja sama yang saling menguntungkan, khususnya dalam pengembangan portofolio pembangkit listrik tenaga surya di Indonesia.

Melalui investasi ini, Pertamina NRE melanjutkan perannya dalam mendukung percepatan transisi energi nasional serta target Net Zero Emission 2060, sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis Pertamina.

Tag:  #pertamina #catat #persen #saham #crec #bursa #filipina

KOMENTAR