Sekarang Beli Beras SPHP Bisa 5 Pak Per Orang
- Direktur Utama PT Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menyebut, masyarakat kini bisa membeli beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga lima pak atau 25 kilogram per orang.
Sebelumnya, pemerintah membatasi pembelian beras SPHP maksimal 2 pak per orang atau 10 kilogram.
“Jadi sekarang tidak dibatasi 2 pak lagi, tapi boleh jadi 5 pak seperti itu,” kata Rizal saat ditemu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026). Rizal mengatakan, kebijakan tersebut sudah siap dilaksanakan.
Menurutnya, Bulog menerima masukan dari masyarakat agar kuota pembelian SPHP bisa lebih dari 10 kilogram.
Di sisi lain, kata Rizal, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) banyak.
Dengan kebijakan itu diharapkan stok di gudang Bulog bisa cepat habis.
“Ya karena banyak animo dari masyarakat pengennya belinya banyak,” tutur Rizal.
Ia menyebut, berdasarkan keputusan Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, beras SPHP akan disalurkan sepanjang tahun, tidak lagi pada bulan tertentu seperti pada 2025.
Ketika memasuki masa panen raya, kata Rizal, Bulog akan menurunkan volume penyaluran beras SPHP.
“Khusus di daerah-daerah sentra produksi pangan, nanti volumenya dikurangi,” uar Rizal.
Sementara, di daerah yang bukan sentra produksi beras, beras SPHP tetap disalurkan seperti biasa.
Sejumlah daerah penghasil beras itu di antaranya Jawa, Sumatera, Lampung, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Nanti pada saat sentra produksi pangan panen, itu kita kecilkan kayak mengecilkan volume aja gitu,” kata Rizal. “Nanti begitu musim tanam lagi kan kita gedein lagi volumenya,” tambahnya.
Adapun stok CBP di gudang Bulog pada 15 Januari 2025 mencapai 3,35 juta ton.
Stok tersebut merupakan tahun tersebar di gudang Bulog di berbagai daerah.
Pada 2026 ini, pemerintah menetapkan target serapan beras Bulog pada 2026 mencapai 4 juta ton, naik dari target tahun 2025 sebesar 3 juta ton.
Besaran target itu diketok dalam rapat Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Senin (29/12/2025).
"Tadi kami putuskan, cadangan beras pemerintah dari 3 juta ton kita naikkan menjadi 4 juta ton," ujar Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam konferensi pers usai rapat.