Bahlil: Kita Tidak Lagi Impor Solar, Bensin, dan Avtur, Kecuali RON 90 untuk Subsidi
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan paparan pada konferensi pers capaian kinerja Kementerian ESDM tahun 2025 di Jakarta, Kamis (8/1/2026). (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/nz)
16:14
22 Januari 2026

Bahlil: Kita Tidak Lagi Impor Solar, Bensin, dan Avtur, Kecuali RON 90 untuk Subsidi

- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, pada tahun 2026 ini, Indonesia sudah tidak mengimpor solar sama sekali.

Sebab, solar di Indonesia sudah surplus sejak kehadiran RDMP milik Pertamina di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Hal tersebut Bahlil sampaikan saat rapat dengan Komisi XII DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Kamis (22/1/2026).

"Total konsumsi kita sekarang untuk solar itu kurang lebih sekitar 38-39 juta kiloliter per tahun. Nah, dengan produksi sekarang di Pertamina yang RDMP di Balikpapan, akumulasi konsumsi B40 totalnya sekarang kita surplus kurang lebih sekitar 1,4 juta kiloliter," ujar Bahlil.

"Oleh karena kita surplus 1,4 juta kiloliter, maka 2026 kita tidak lagi, saya ulangi, tidak lagi kita melakukan impor solar. Tetapi kalau C51, sekarang kita lagi mendesain mesinnya, itu nanti di semester kedua baru tidak melakukan impor. Jadi semester satu tetap C51 tetap kita impor, tapi volumenya tidak banyak," sambung dia.

Pada tahun ini, Bahlil menyebut ESDM sedang merancang agar Indonesia tidak mengimpor bensin pada 2027.

Dia menyebut, Indonesia tidak akan mengimpor RON 92, 95, dan 98 lagi pada tahun depan.

"Kita merancang untuk 2027 tidak lagi kita melakukan impor bensin yang RON 92, 95, 98. Nah, ini kita akan selesaikan nanti di akhir 2027. Supaya apa? Kita tidak lagi terlalu banyak mengimpor produk, tapi nanti yang kita kedepankan adalah kita impor adalah crude-nya," ujar Bahlil.

Bahlil menyebut, pihaknya juga sedang mengupayakan agar pemerintah tidak mengimpor avtur.

Untuk BBM, sambung dia, hanya bensin RON 90 saja yang diimpor.

"Avtur juga demikian. Jadi, avtur untuk 2026, sekarang kami dengan Pertamina bekerja keras agar kelebihan solar yang 1,4 juta dikonversi menjadi bahan baku dalam membangun avtur, agar 2027 betul-betul kita sudah tidak melakukan impor avtur. Jadi, tinggal yang kita impor RON 90 saja, yang untuk subsidi," imbuh Bahlil.

Tag:  #bahlil #kita #tidak #lagi #impor #solar #bensin #avtur #kecuali #untuk #subsidi

KOMENTAR