Pemain Keturunan Rp 86,91 Miliar Menghilang saat 'Sidak' John Herdman ke Eropa, Ada Masalah Apa?
-
John Herdman memantau langsung kondisi Kevin Diks dan Dean James di Eropa.
-
Kevin Diks masih absen membela Monchengladbach akibat cedera kepala yang belum pulih.
-
Dean James tampil impresif bersama Go Ahead Eagles dalam laga terbaru di Eredivisie.
Juru taktik Timnas Indonesia, John Herdman, kini tengah sibuk melakoni perjalanan dinas ke daratan Eropa.
Langkah strategis ini diambil guna melihat secara objektif perkembangan para penggawa diaspora yang merumput di sana.
Pelatih berkebangsaan Inggris tersebut ingin memastikan kualitas teknis pemain Indonesia yang berkarier di liga-liga bergengsi.
Informasi mengenai aktivitas ini terungkap melalui unggahan media sosial resmi miliknya pada Senin dini hari.
Tindakan proaktif ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi antara pelatih nasional dan para pemain di luar negeri.
Agenda utama Herdman dimulai dengan mengunjungi markas latihan klub ternama Jerman, Borussia Monchengladbach.
Di sana, ia memberikan perhatian khusus kepada bek tangguh Timnas Indonesia, Kevin Diks.
Klub tersebut saat ini sedang fokus melakukan persiapan matang untuk menjamu Bayer Leverkusen pekan depan.
Laga krusial di Stadion Borussia-Park itu dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 7 Februari 2026 mendatang.
Pertemuan ini menjadi sangat penting mengingat kondisi kebugaran sang pemain yang tengah menjadi sorotan utama.
Sebelumnya, Monchengladbach harus puas berbagi angka saat bertamu ke kandang Werder Bremen di Weserstadion.
Dalam pertandingan yang berakhir imbang tersebut, nama Kevin Diks tidak tercantum di dalam susunan pemain.
Hal ini disebabkan karena pemain bertahan tersebut masih dalam proses pemulihan akibat mengalami cedera kepala.
Ia sudah melewatkan dua laga terakhir di kompetisi kasta tertinggi Jerman karena masalah kesehatan tersebut.
Insiden cedera itu bermula ketika dirinya bertanding melawan Hamburg SV pada pertengahan bulan Januari lalu.
Setelah menyelesaikan urusan di Jerman, John Herdman langsung terbang menuju negara kincir angin, Belanda.
Tujuannya adalah untuk menyaksikan laga Eredivisie antara Go Ahead Eagles melawan tuan rumah FC Volendam.
Fokus utamanya tertuju pada sosok Dean James yang diturunkan sejak menit pertama sebagai bek kiri.
Pertandingan yang berlangsung ketat di Kras Stadion tersebut ditutup dengan hasil akhir sama kuat satu-sama.
Herdman menyaksikan sendiri bagaimana pemain muda ini bertarung memperebutkan bola sepanjang waktu pertandingan normal berlangsung.
Berdasarkan data statistik dari Fotmob, Dean James tercatat menunjukkan performa yang sangat impresif di posisi pertahanan.
Ia berhasil mencatatkan dua kali kreasi peluang yang membahayakan lini belakang lawan dalam laga tersebut.
Ketangguhannya terbukti dengan empat tekel sukses serta lima kali aksi penyelamatan bola dari area berbahaya.
Akurasi perebutan bolanya mencapai angka 80 persen, yang menunjukkan dominasinya dalam kontak fisik dengan lawan.
Selain itu, ia sangat tenang dalam mendistribusikan bola dengan tingkat akurasi umpan mencapai 83 persen.
Perjalanan John Herdman diprediksi tidak akan berhenti hanya di dua negara tersebut untuk minggu ini.
Masih banyak talenta Indonesia lainnya yang saat ini sedang meniti karier profesional di berbagai liga Eropa.
Beberapa nama besar seperti Jay Idzes dan Emil Audero sedang berjuang keras di kompetisi sepak bola Italia.
Selain itu, terdapat nama Ole Romeny yang saat ini juga tengah menunjukkan taringnya di Liga Inggris.
Proses pemantauan tatap muka ini menjadi pondasi dasar dalam membangun kerangka tim nasional yang lebih kompetitif.
Kehadiran fisik pelatih di stadion memberikan motivasi tambahan bagi para pemain yang sedang merantau jauh.
Herdman ingin memastikan bahwa setiap pemain yang dipanggil nanti berada dalam level kebugaran yang maksimal.
Tur ini juga berfungsi sebagai sarana komunikasi dua arah antara staf kepelatihan dan manajemen klub Eropa.
Visi besar Herdman adalah menyatukan visi bermain agar sesuai dengan filosofi yang ia terapkan di Timnas.
Persiapan jangka panjang ini menjadi bukti keseriusan federasi dalam mengangkat prestasi sepak bola Indonesia di kancah global.
Tag: #pemain #keturunan #8691 #miliar #menghilang #saat #sidak #john #herdman #eropa #masalah