DIY Kebanjiran Wisatawan  Desember 2025, Sleman Catat Kenaikan Tertinggi
Tugu Pal Putih atau Tugu Yogyakarta (Tugu Jogja) merupakan salah satu titik Sumbu Filosofi Yogyakarta.(KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA)
17:35
2 Februari 2026

DIY Kebanjiran Wisatawan Desember 2025, Sleman Catat Kenaikan Tertinggi

- Badan Pusat Statistik (BPS) Dasrah Istimewa Yogyakarta (DIY) catat kenaikan wisatawan mancanegara yang berkunjung ke DIY alami kenaikan.

Statistisi Ahli Utama BPS DIY, Sentot Bangun Widoyono, menjelaskan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Indonesia melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) pada Desember 2025 tercatat sebanyak 8.017 kunjungan.

Jumlah tersebut meningkat sebesar 0,15 persen dibandingkan November 2025 (month-to-month) dan naik 11,86 persen dibandingkan Desember 2024 (year-on-year).

Baca juga: Lengkap, Ini Daftar Acara Seru di Yogyakarta Sepanjang 2026

“Capaian ini menunjukkan perbaikan arus kunjungan Wisman pada akhir tahun 2025,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Senin (2/2/2026).

Namun demikian, secara kumulatif Januari-Desember 2025 jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia melalui Bandara YIA mengalami penurunan sebesar 0,94 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

Menurut dia kondisi ini mengindikasikan bahwa meskipun terjadi peningkatan pada bulan Desember, kinerja kunjungan Wisman sepanjang tahun 2025 masih relatif tertahan dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga: Jadwal dan Harga Tiket Bus Joglosemar Rute Yogyakarta - Tegal

“Di sisi wisatawan nusantara, jumlah perjalanan wisatawan nusantara dengan tujuan Daerah Istimewa Yogyakarta pada Desember 2025 mencapai 3,87 juta perjalanan,” ucap dia.

Angka ini meningkat sebesar 24,43 persen dibandingkan November 2025 month to month, serta naik 3,54 persen dibandingkan Desember 2024 year on year.

Peningkatan ini mencerminkan menguatnya aktivitas pariwisata domestik pada periode libur akhir tahun.

"Wisatawan Nusantara (Wisnus) adalah WNI yang melakukan perjalanan di luar lingkungan sehari-hari namun masih di dalam teritori Negara Indonesia. Perjalanan tidak dilakukan secara rutin dan tidak bertujuan mendapatkan upah/gaji di tempat tujuan,” katanya.

Pantai Parangtritis, BantulKOMPAS.COM/MARKUS YUWONO Pantai Parangtritis, Bantul

Berdasarkan pola perjalanan, jumlah perjalanan wisatawan Nusantara antar provinsi pada Desember 2025 tercatat sebesar 1,48 juta perjalanan atau 38,15 persen.

Sedangkan perjalanan wisatawan nusantara antar provinsi (inter) mencapai 2,39 juta perjalanan atau 61,85 persen. 

Dominasi perjalanan antar provinsi menunjukkan kuatnya daya tarik DIY sebagai destinasi utama wisata nasional.

Baca juga: KAI Daop 6 Yogyakarta Amankan Ratusan Barang Tertinggal Selama Nataru

Secara kumulatif, jumlah perjalanan Wisnus ke DIY sepanjang Januari-Desember 2025 mencapai 40,59 juta perjalanan, atau meningkat sebesar 6,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 (cumulative-to-cumulative).

Peningkatan ini menegaskan peran penting pariwisata domestik sebagai penggerak utama sektor pariwisata DIY sepanjang tahun 2025.

Sleman paling banyak dikunjungi wisatawan

Berdasarkan wilayah tujuan, seluruh kabupaten/kota di DIY mengalami peningkatan jumlah perjalanan Wisnus secara bulanan pada Desember 2025. 

“Kabupaten Sleman mencatat kenaikan tertinggi, dengan pertumbuhan perjalanan Wisnus sebesar 28,51 persen dibandingkan November 2025,” beber dia.

Baca juga: On The Rock Gunungkidul, Tempat Wisata di Yogyakarta yang Disebut Mirip Bali

Sejalan dengan meningkatnya mobilitas wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara, perkembangan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel di DIY pada Desember 2025 juga menunjukkan peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya, baik di hotel bintang maupun non-bintang. 

Kenaikan TPK ini mencerminkan meningkatnya permintaan akomodasi, terutama pada periode libur akhir tahun, serta konsisten dengan lonjakan perjalanan wisatawan domestik dan perbaikan kunjungan wisatawan mancanegara.

Tag:  #kebanjiran #wisatawan #desember #2025 #sleman #catat #kenaikan #tertinggi

KOMENTAR