Rupiah Berbalik Loyo di Senin Sore ke Level Rp 16.800/USD
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
16:08
2 Februari 2026

Rupiah Berbalik Loyo di Senin Sore ke Level Rp 16.800/USD

Baca 10 detik
  • Rupiah melemah 0,08 persen terhadap dolar AS menjadi Rp16.800 pada penutupan perdagangan Senin, 2 Februari 2026.
  • Pelemahan rupiah dipicu sentimen MSCI, penguatan dolar AS, dan data deflasi inflasi Indonesia Januari.
  • Sebagian besar mata uang Asia cenderung melemah pada hari itu, kecuali rupee India dan yuan China.

Pergerakan nilai tukar rupiah berbalik melemah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Senin, 2 Februari 2026. 

Data Bloomberg pada sore ini menunjukkan rupiah bergerak di sekitar level Rp 16.800 per dolar AS. Rupiah pun melemah 0,08 persen dibandingkan penutupan Jumat (30/1) lalu yang ada di level Rp 16.786. 

Dalam hal ini, Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi oleh sentimen adanya pertemuan Bursa Efek Indonesia dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI).

"Secara umum, penguatan dolar AS oleh nominasi Kevin Warsh sebagai kepala the Fed berikutnya, sentimen risk off pada umumnya dan IHSG khususnya masih tertekan masalah seputar MSCI," katanya saat dihubungi .

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto] PerbesarPetugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dia mengatakan, bahwa rupiah juga tertekan dengan data inflasi. Sebab, pada bulan Januari memperlihatkan bahwa Indonesia mengalami deflasi yang memberikan sentimen negatif terhadap rupiah. 

"Berdasarkan dari perdagangan yang lebih baik sedikit mendukung, namun data inflasi yang lebih lemah dan menunjukkan defalsi di bulan Januari menekan rupiah," jelasnya.

Sementara itu, pergerakan mata uang di Asia bervariasi. pergerakan mata uang di Asia bervariasi dengan kecenderungan melemah. Di mana, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,96 persen. 

Selanjutnya ada dolar Taiwan dan ringgit Malaysia yang sama-sama ambles 0,44 persen. Diikuti, baht Thailand yang terkikis 0,24 persen.

Berikutnya, dolar Singapura terdepresiasi 0,13 persen dan yen Jepang turun 0,08 persen.

Lalu peso Filipina terlihat ditutup melemah tipis 0,02 persen. Lalu, rupee India menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,39 persen. Disusul, yuan China yang terkerek 0,07 persen. 

Kemudian ada dolar Hongkong yang menguat 0,05 persen terhadap the greenback.

Editor: Achmad Fauzi

Tag:  #rupiah #berbalik #loyo #senin #sore #level #16800usd

KOMENTAR