Rahayu Saraswati: Hadirnya Prabowo di WEF Swiss Sinyal Open for Business
- Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati menilai kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan internasional World Economic Forum (WEF) di Swiss menjadi sinyal bahwa Indonesia membuka diri untuk bermitra dengan negara lain.
Kehadiran Kepala Negara pun menguatkan bahwa iklim investasi di Indonesia mendukung untuk ekspansi bisnis.
"Kita berharap bahwa Pak Presiden bisa mewakili Indonesia untuk memastikan adanya sinyal yang jelas, terutama karena kalau kita bicara Davos konteksnya kan ekonomi. Sehingga sinyal yang jelas bahwa Indonesia ini open for business (terbuka untuk berbisnis), bahwa kita safe for business (aman untuk berbisnis)," kata Sara di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (22/1/2026).
Keponkan Prabowo ini mengatakan, potensi yang dimiliki Indonesia cukup besar untuk dikerjasamakan.
Ia meyakini, Presiden Prabowo terus mengajak negara lain bekerja sama dalam konteks yang saling menguntungkan, setiap kali melawat ke luar negeri.
Sebelum bertolak ke Swiss, misalnya, Prabowo membahas berbagai kerja sama strategis saat bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer di Downing Street No 10, London.
"Itupun juga membuka pintu kerja sama dari segi akademi," beber Sara.
Kerja sama itu, lanjut Sara, juga meliputi bidang pendidikan.
Prabowo mengajak perguruan tinggi terkemuka di Inggris membantu meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia.
"Kita bisa bekerja sama menghadirkan ilmuwan-ilmuwan luar biasa dari perguruan tinggi terbaik dunia yang ada di Inggris untuk bisa meningkatkan SDM di Indonesia, membukakan peluang dan membukakan wawasan. Ini tentunya akan menjadi sinyal baik juga bahwa Indonesia terus meningkatkan SDM kita supaya bisa punya berdaya saing internasional," tandas Sara.
Prabowo tiba di Swiss
Sebelumnya diberitakan, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba di Bandar Udara Internasional Zurich, Swiss, pada Rabu (21/1/2026), sekitar pukul 17.55 waktu setempat.
Pesawat Kepresidenan yang membawa Prabowo dan rombongan sebelumnya lepas landas dari Bandar Udara Stansted, London, Inggris, dan menempuh penerbangan selama kurang lebih satu jam tiga puluh menit menuju Zurich.
Dalam penerbangan tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Kepala Negara dijadwalkan menghadiri dan berpartisipasi aktif dalam World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 yang digelar di Davos.
Prabowo akan menyampaikan pidato kunci dalam forum yang akan dihadiri oleh lebih dari 65 kepala negara dan pemerintahan serta lebih dari 1.000 CEO perusahaan besar dunia tersebut.
Ia akan memaparkan gagasan ekonomi yang telah dirancang dan dijalankannya.
Tag: #rahayu #saraswati #hadirnya #prabowo #swiss #sinyal #open #business