Washington Post Bersiap Lay-off Besar-besaran, Fokus Liputan Raksasa Media Amerika Ikut Diubah
Kantor The Washington Post. (Dok. The Post)
09:18
30 Januari 2026

Washington Post Bersiap Lay-off Besar-besaran, Fokus Liputan Raksasa Media Amerika Ikut Diubah

Redaksi The Washington Post mulai merasakan perubahan besar. Jumlah reporter yang dikirim meliput Super Bowl dikurangi. Koresponden asing diminta menunda perjalanan ke zona konflik. Para editor pun didorong mencoba bentuk penceritaan baru.

Itu menjadi sinyal awal arah baru yang sedang disiapkan manajemen The Washington Post.

Seperti dilaporkan The New York Times, dalam beberapa hari ke depan pimpinan media asal Washington tersebut diperkirakan mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) signifikan di ruang redaksi maupun lini bisnis. Langkah itu diambil untuk menghentikan kerugian finansial yang telah berlangsung bertahun-tahun, menurut tiga sumber yang mengetahui langsung rencana tersebut.

Namun, pemangkasan ini bukan semata soal penghematan. Ada tujuan lain yang tak kalah penting: mengubah orientasi liputan.

Desk olahraga, lokal, dan internasional disebut-sebut akan menanggung dampak paling besar. Sebaliknya, jurnalis video serta reporter dan editor yang fokus pada politik dan keamanan nasional (dua bidang liputan andalan The Post) justru diproyeksikan semakin sentral dalam strategi perusahaan ke depan.

Perubahan itu berpotensi mempersempit cakupan The Washington Post. Selama lebih dari satu abad, media ini berkembang dari koran metropolitan menjadi raksasa berita nasional. The Post dikenal lewat liputan Watergate, laporan internasional, hingga sajian olahraga, fesyen, kuliner, dan perjalanan.

Menurut salah satu sumber, pemangkasan dilakukan untuk mengarahkan sumber daya ke topik yang dianggap paling selaras dengan keahlian redaksi dan minat pembaca, serta dalam format yang kini lebih banyak dikonsumsi publik. Strategi tersebut disusun setelah manajemen mempelajari trafik digital pembaca.

Harapannya, langkah ini bisa membuat The Post mandiri secara finansial—target lama yang dicanangkan pemiliknya, Jeff Bezos, pendiri Amazon. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan ini dilaporkan merugi hingga ratusan juta dolar.

Di sisi lain, sebagian besar karyawan redaksi masih belum mengetahui detail pemangkasan maupun rencana jangka panjang perusahaan. Tahun lalu, The Post telah merampungkan program pensiun dini yang memangkas puluhan jurnalis.

"Sejak itu, frustrasi di internal redaksi meningkat akibat minimnya penjelasan dari Bezos dan penerbit The Post, Will Lewis," tulis laporan yang ditulis Erik Wemple, Katie Robertson, dan Benjamin Mullin.

Sejumlah staf menyuarakan kekhawatiran melalui media sosial bahwa pemangkasan akan berdampak pada kualitas jurnalistik. Jurnalis dari desk internasional dan lokal juga mengirim surat kepada Bezos.

“Pertahankan The Washington Post sebagai media yang meliput Washington,” beber staf desk Metropolitan dalam suratnya. Mereka mengingatkan bahwa skandal Watergate bermula dari liputan lokal.

Juru Bicara The Post Menolak Memberikan Komentar

Pada awal November lalu, editor senior mulai mengetahui adanya rencana pemangkasan yang bisa berdampak pada hingga 200 karyawan. Kekhawatiran itu semakin nyata bulan ini ketika penugasan dan rencana perjalanan liputan diubah secara mendadak, tanpa penjelasan rinci—langkah yang dipandang sebagai tanda awal PHK massal.

Pekan lalu, desk luar negeri mengeluarkan instruksi pembatasan perjalanan ke wilayah berisiko mulai 1 Februari. Banyak reporter mempertanyakan kebijakan itu, tetapi tak mendapat jawaban jelas.

Sekitar 60 jurnalis desk internasional bahkan mengirim surat kepada Bezos, memohon agar pekerjaan mereka dipertahankan. Mereka menilai pemangkasan akan melemahkan kemampuan The Post merespons peristiwa global besar.

Guncangan juga dirasakan desk olahraga. Rencana mengirim banyak reporter ke Olimpiade Musim Dingin di Italia sempat dibatalkan, meski biaya penginapan sudah dibayar dan 14 akreditasi telah diamankan. Akhirnya, The Post hanya mengirim empat jurnalis.

Peliputan langsung Super Bowl juga dipangkas, sementara reporter yang biasa meliput Washington Nationals dilarang memesan perjalanan ke Florida untuk spring training.

"Hingga kini, Bezos belum memberikan respons terbuka atas berbagai surat dari karyawan," sambung laporan The New York Times. 

 

Editor: Hendra Eka

Tag:  #washington #post #bersiap #besar #besaran #fokus #liputan #raksasa #media #amerika #ikut #diubah

KOMENTAR