Kronologi Mencekam Emil Audero Kena Petasan Fans Inter Milan hingga Laga Dihentikan
Kronologi Emil Audero cedera kena flare fans Inter Milan. Kiper Timnas Indonesia luka bakar, pelaku kehilangan 3 jari akibat ledakan. Simak detailnya.[Dok. Fox Sports]
09:24
2 Februari 2026

Kronologi Mencekam Emil Audero Kena Petasan Fans Inter Milan hingga Laga Dihentikan

Baca 10 detik
  • Emil Audero mengalami cedera luka bakar dan sobekan kecil di kaki setelah terkena lemparan flare dari suporter Inter Milan saat laga Cremonese vs Inter.
  • Pertandingan sempat dihentikan sementara, namun Audero mampu bangkit dan melanjutkan laga meski sempat terjadi ledakan keras di area gawangnya.
  • Pelaku pelemparan terkena "karma" dengan kehilangan tiga jari tangan saat mencoba melempar flare kedua, dan kini menghadapi ancaman penangkapan serta larangan masuk stadion.

Kiper andalan Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi korban aksi hooliganisme saat membela klubnya, Cremonese, dalam laga lanjutan Liga Italia Serie A melawan Inter Milan.

Pertandingan yang digelar di Stadio Giovanni Zini pada Minggu (1/2/2026) tersebut sempat berubah mencekam akibat ulah oknum suporter tim tamu.

Kronologi bermula ketika pertandingan sedang berlangsung dengan tensi tinggi, tiba-tiba terdengar suara ledakan keras yang berasal dari area gawang Cremonese.

Sebuah flare atau petasan yang dilemparkan dari tribun suporter Inter Milan (Nerazzurri) meluncur deras ke lapangan dan meledak tepat di dekat posisi Emil Audero.

Asap tebal seketika memenuhi area gawang, membuat pandangan terbatas dan memaksa wasit menghentikan pertandingan untuk sementara waktu.

Akibat insiden tersebut, kiper berdarah Mataram itu dilaporkan menderita luka sobek kecil dan bekas luka bakar pada bagian kakinya.

Beruntung, setelah mendapatkan perawatan medis di lapangan, Audero menunjukkan mentalitas baja dengan bangkit dan mampu melanjutkan pertandingan hingga selesai.

Namun, drama tidak berhenti di situ karena selang beberapa menit kemudian, ledakan keras kedua kembali terdengar dari tribun yang sama.

Kali ini, petasan tersebut tidak mendarat di dekat pemain, melainkan meledak di tangan sang pelaku yang hendak melemparnya kembali.

Situasi di tribun tamu pun memanas, di mana mayoritas suporter Inter Milan yang marah langsung menghakimi pelaku karena dianggap membahayakan pemain dan memicu risiko pertandingan dihentikan total.

Pelaku yang bertindak bak "serigala penyendiri" itu akhirnya babak belur diamuk oleh sesama pendukung Inter sebelum dilarikan ke rumah sakit.

Laporan dari La Gazzetta dello Sport dan Corriere della Sera menyebutkan bahwa pelaku terkena "karma instan" yang sangat fatal akibat ulahnya sendiri.

Pria tersebut teridentifikasi oleh pihak berwenang saat berobat di rumah sakit Cremona dengan kondisi kehilangan tiga jari tangannya akibat ledakan flare kedua.

Polisi memastikan pelaku akan segera ditangkap dan dijatuhi hukuman larangan masuk stadion seumur hidup atas tindakan kriminalnya.

Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, bergerak cepat dengan menyampaikan permintaan maaf resmi kepada Cremonese dan mengutuk keras aksi tak terpuji tersebut.

Insiden ini kini menjadi sorotan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) yang berpotensi menjatuhkan sanksi larangan tandang bagi seluruh suporter Inter Milan di laga berikutnya.

Editor: Arief Apriadi

Tag:  #kronologi #mencekam #emil #audero #kena #petasan #fans #inter #milan #hingga #laga #dihentikan

KOMENTAR