Prabowo: Puluhan Ribu Orang Dibantai dan Banyak Negara Diam, Di Mana HAM?
- Presiden Prabowo Subianto menggugat sikap diam negara-negara di dunia terhadap pembantaian puluhan ribu orang tidak berdosa, padahal negara-negara tersebut telah mengajarkan prinsip hak asasi manusia (HAM).
“Puluhan ribu wanita, orang tua, anak-anak tidak berdosa dibantai, dan banyak negara yang diam,” kata Prabowo di mimbar pidato Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah atau Rakornas 2026 di Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026).
“Di mana hak asasi manusia? Di mana demokrasi yang mereka ajarkan?” kata Prabowo.
Baca juga: Prabowo Undang Tokoh Oposisi ke Kertanegara, Tidak Ada dari Parpol
Prabowo menjelaskan kepada jajaran pemerintah pusat dan daerah di forum ini, saat ini Indonesia mendapat kesempatan melihat sikap negara-negara besar yang sering mengajarkan demokrasi dan HAM, tapi mereka juga melanggar hal yang mereka ajarkan.
“Kita mendapat kesempatan hari ini, kita mendapat kesempatan untuk melihat bagaimana dunia sebenarnya, kita melihat sekarang negara-negara besar yang mengajarkan kita untuk demokrasi, untuk hak asasi manusia, untuk the rule of law, untuk menjaga lingkungan hidup, merekalah yang melanggar apa yang mereka ajarkan,” tutur Prabowo.
Baca juga: Jaringan Gusdurian Tolak Board of Peace, Singgung Amanat Konstitusi
Indonesia gabung Board of Peace
Dalam konteks politik internasional, baru-baru ini Indonesia bergabung dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian, kelompok yang dibentuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Prabowo menandatangani Piagam Dewan Perdamaian di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026) lalu.
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menjelaskan bahwa keputusan Indonesia untuk bergabung dengan BoP adalah untuk merekonstruksi kembali Gaza di Palestina.
Indonesia membayar iuran sukarela untuk mendanai rekonstruksi Gaza.
"Terus rekonstruksi siapa yang bayar? Kan seperti itu. Uangnya dari mana? Dananya dari mana? Kan seperti itu. Oleh karena itu, anggota-anggota yang diundang itu diajak untuk berpartisipasi di situ yang tentu saja ada keuntungan lain yaitu merupakan anggota tetap," kata Sugiono di DPR, Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Tag: #prabowo #puluhan #ribu #orang #dibantai #banyak #negara #diam #mana