Mendaki Gunung Andong via Temu Kidul yang Lagi Ramai, Seperti Ini Kondisi Jalurnya
Jalur Pendakian Gunung Andong via Temu Kidul yang Lagi Ramai, Rabu (12/2/2026).(KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA)
15:07
16 Februari 2026

Mendaki Gunung Andong via Temu Kidul yang Lagi Ramai, Seperti Ini Kondisi Jalurnya

– Gunung Andong di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, adalah destinasi pendakian yang populer.

Jalur pendakiannya yang ramah pemula dan tidak terlalu lama untuk sampai ke puncak, membuatnya banyak didatangi banyak orang.

Sebelumnya, wisatawan kebanyakan mendaki Gunung Andong melalui jalur favorit, seperti Sawit dan Pendem.

Baca juga: 5 Tips Mendaki Gunung Andong via Pendem, Lintas Jalur

Namun, saat ini ada satu jalur pendakian Gunung Andong yang sedang naik daun, yakni via Temu Kidul.

Adapun jalur pendakian ini berada di Dusun Temu Kidul, Desa Jogoyasan, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Kondisi jalur pendakian Andong via Temu Kidul

Kompas.com sempat menjajal langsung jalur pendakian Gunung Andong via Temu Kidul pada Kamis (12/2/2026).

Sebelum mendaki, wisatawan perlu mendaftar dan membayar tiket sebesar Rp 15.000 (Rp 10.000 untuk tiket dan Rp 5.000 untuk kebersihan).

Basecamp ke Pos 1

Setelah mendaftar dan membayar, saya pun memulai pendakian pukul 08.30 WIB. Rute awal, kita akan melewati permukiman menuju kawasan perkebunan, dan melewati jembatan. Kondisi jalan tidak terlalu menanjak, bahkan di beberapa titik malah menurun.

Jalur Pendakian Gunung Andong via Temu Kidul yang Lagi Ramai, Kamis (13/2/2026).KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Jalur Pendakian Gunung Andong via Temu Kidul yang Lagi Ramai, Kamis (13/2/2026).

Keluar dari perkebunan dan hutan bambu yang singkat, kita lalu akan memasuki kawasan hutan pinus. Jalur menanjak, tetapi belum begitu terjal.

Jelang Pos 1, kondisi jalur akan lebih terjal. Jalan setapak dari tanah yang sudah dibuat undak-undakan, sehingga lebih mudah ditapaki. Saya pun sampai di Pos 1 sekitar pukul 09.00 WIB atau sekitar satu jam berjalan kaki.

Pos 1 ke Pos 2

Perjalanan menuju Pos 2 kondisinya sama dengan sebelumnya, yakni melewati kawasan hutan pinus.

Watu Dempet di Atas Pos 2 Andong via Temu Kidul (13/2/2026).KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Watu Dempet di Atas Pos 2 Andong via Temu Kidul (13/2/2026).

Jalur mengarah ke barat, menuju punggungan. Kondisinya masih menanjak, tetapi tidak seterjal jelang pos 1. 

Saat ada percabangan, kita bisa lurus atau ambil yang kiri. Jika lurus kita akan sampai di Spot Watu Amben dan Watu Kenong. Jika kiri, maka kita akan mentok di pertigaan.

Baca juga: Harga Tiket Terkini Pendakian Gunung Andong via Pendem

Baik di pertigaan atau spot Watu Kenong dan Watu Amben, belok kiri. Jalur kali ini akan berada di punggungan bukit bagian bawah. Kita bisa menyaksikan pemandangan terbuka ke arah barat.

Sekitar 15 menit berjalan dari Pos 1 atau pukul 09.15 WIB, saya pun sampai di Pos 2. Terdapat dua batu besar berdempetan di sini, yakni Watu Dempet.

Pos 2 ke Pos 3

Jalur dari Pos 2 ke Pos 3 kondisinya lebih menanjak. Kita akan meninggalkan kawasan hutan pinus dan masuk area punggungan terbuka dengan padang rumput.

Spot Watu Langgeng di Jalur Pendakian Gunung Andong via Temu Kidul (13/2/2026).KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Spot Watu Langgeng di Jalur Pendakian Gunung Andong via Temu Kidul (13/2/2026).

Pemandangan ke segala arah mulai terlihat di perjalanan, sehingga pas untuk foto-foto. Di tengah jalan menuju Pos 3, nantinya akan ada spot Watu Langgeng dan Watu Jempol yang bagus untuk tempat berfoto.

Jika terus berjalan, waktu tempuh Pos 2 ke Pos 3 adalah sekitar 15 menit. Namun, biasanya pendaki akan sering berhenti untuk berfoto karena pemandangan indah, sehingga waktu tempuh lebih lama.

Baca juga: Nekat Sulut Flare atau Kembang Api di Gunung Andong, Ini Sanksinya

Kondisi jalur yang menanjak menuju Pos 3 bisa dibilang merupakan pemanasan sebelum jalur selanjutnya yang lebih terjal.

Pos 3 – Puncak

Ujian sebenarnya untuk para pendaki Gunung Andong via Temu Kidul adalah dari Pos 3 sampai puncak. Itu karena jalurnya menanjak terjal di punggungan bukit.

Saat perjalanan naik, jalur ini cukup menguras stamina. Jalan setapak terdiri dari tanah dan batuan, sehingga cukup licin saat basah. Segmen paling terjal adalah setelah Geger Boyo menuju puncak.

Spot Geger Boyo di Jalur Pendakian Gunung Andong via Temu Kidul (13/2/2026).KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Spot Geger Boyo di Jalur Pendakian Gunung Andong via Temu Kidul (13/2/2026).

Kondisi ini membuat pendaki rawan terpeleset, apalagi saat perjalanan turun dan jalur basah karena hujan.

Pendaki pun disarankan mengenakan alas kaki yang bergerigi (sepatu atau sandal gunung) untuk meminimalkan risiko terpeleset.

Baca juga: Pendakian Gunung Andong via Pendem, Lintas Jalur 1 Gunung 2 Puncak

Nantinya, jalur via Temukidul ini akan mencapai puncak sebelah timur (Puncak Alap-alap), tepatnya dari kawasan belakang warung.

Waktu tempuh saya dari Basecamp Andong Temukidul sampai Puncak Alap-alap adalah sekitar 2 jam santai.

Tag:  #mendaki #gunung #andong #temu #kidul #yang #lagi #ramai #seperti #kondisi #jalurnya

KOMENTAR