Doa Mandi Wajib Sebelum Puasa Ramadan yang Benar untuk Pria dan Wanita
doa mandi wajib sebelum puasa ramadan yang benar pria dan wanita (freepik)
17:14
16 Februari 2026

Doa Mandi Wajib Sebelum Puasa Ramadan yang Benar untuk Pria dan Wanita

Menjelang datangnya bulan suci, tradisi mandi jelang Ramadan sering dilakukan oleh sebagian umat Islam sebagai bentuk persiapan diri.

Oleh karena itu, penting untuk memahami doa mandi wajib sebelum puasa Ramadan yang benar untuk pria dan wanita agar tidak hati lebih tenang saat beribadah.

Perlu dipahami bahwa tidak ada mandi wajib khusus hanya karena akan berpuasa. Mandi wajib dilakukan jika seseorang dalam keadaan hadas besar, baik pria maupun wanita.

Sementara itu, ada juga mandi sunnah yang dianjurkan untuk menyambut malam-malam Ramadan. Berikut penjelasan lengkapnya seperti dikutip dari situs resmi Baznas dan sumber lainnya.

Niat Mandi Wajib Sebelum Puasa Ramadan

Niat adalah bagian paling penting dalam mandi wajib. Tanpa niat, mandi hanya menjadi aktivitas membersihkan tubuh biasa. Niat membedakan antara mandi biasa dan mandi untuk mengangkat hadas besar.

Berikut bacaan niat mandi wajib:

Arab:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الأَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Latin:

Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari fardhan lillahi ta'ala.

Artinya:

"Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar, fardu karena Allah Ta'ala."

Niat ini berlaku untuk pria maupun wanita. Perbedaannya hanya pada sebab hadasnya, misalnya karena junub (berhubungan suami istri atau mimpi basah) atau karena selesai haid dan nifas bagi wanita.

Selain mandi wajib, ada juga niat mandi sunnah di malam Ramadan:

Arab:

نَوَيْتُ أَدَاءَ الْغُسْلِ الْمَسْنُونِ لِي فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ مِنْ رَمَضَانَ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Nawaitu adâ’al ghuslil masnûni lî fî hadzihil lailati min Ramadhâna lillâhi ta’âlâ.

Artinya:

"Aku berniat menjalankan mandi yang disunnahkan kepadaku pada malam ini di bulan Ramadan karena Allah Ta'ala."

Tata Cara Mandi Wajib yang Benar

Agar mandi wajib sah, ada rukun yang harus dipenuhi. Secara umum, ada tiga hal utama:

  • Berniat mengangkat hadas besar.
  • Menghilangkan najis yang menempel di tubuh.
  • Meratakan air ke seluruh tubuh tanpa ada bagian yang terlewat.

Supaya lebih sempurna, berikut tata cara mandi wajib yang dianjurkan:

Pertama, membaca niat ketika air pertama kali menyentuh tubuh. Setelah itu, cuci kedua telapak tangan sebanyak tiga kali. Bersihkan bagian tubuh yang dianggap kotor seperti kemaluan dan area lipatan tubuh dengan tangan kiri.

Kemudian, berwudhu seperti wudhu untuk shalat. Setelah selesai, guyur kepala sebanyak tiga kali hingga air sampai ke akar rambut dan kulit kepala. Jika rambut tebal, sela-sela dengan jari agar air benar-benar meresap.

Terakhir, siram seluruh tubuh dimulai dari sisi kanan lalu kiri. Pastikan tidak ada bagian yang kering, termasuk lipatan kulit, sela jari, pusar, dan belakang telinga. Menggosok tubuh saat mandi juga dianjurkan agar air merata sempurna.

Doa Sesudah Mandi Wajib

Setelah selesai mandi dan berwudhu, dianjurkan membaca doa seperti doa setelah wudhu:

Arab:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ.

Latin:

Asyhadu an laa ilaha illallahu wahdahu laa syarika lahu, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuluhu. Allahummaj’alni minattawwabina waj’alni minal mutathahhirin.

Artinya:

"Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang mensucikan diri."

Doa ini menjadi penyempurna ibadah sekaligus harapan agar Allah menerima amal yang dilakukan.

Kapan Mandi Wajib Dilakukan Sebelum Puasa?

Mandi wajib dilakukan ketika seseorang berada dalam kondisi hadas besar, bukan karena puasanya. Misalnya setelah berhubungan suami istri, setelah mimpi basah, dan setelah haid atau nifas selesai.

Jika hadas besar terjadi di malam hari dan belum sempat mandi hingga waktu imsak tiba, puasanya tetap sah. Namun, mandi wajib harus segera dilakukan sebelum melaksanakan shalat Subuh.

Sedangkan mandi sunnah Ramadan bisa dilakukan pada malam hari sebelum tidur atau menjelang waktu Subuh. Tujuannya sebagai bentuk kesiapan menyambut hari puasa dengan kondisi bersih dan suci.

Itulah penjelasan lengkap terkait doa mandi wajib sebelum puasa Ramadan yang benar untuk pria dan wanita. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Editor: Chyntia Sami Bhayangkara

Tag:  #mandi #wajib #sebelum #puasa #ramadan #yang #benar #untuk #pria #wanita

KOMENTAR