3 Pilihan Jalur dari Prigen ke Mojokerto: Rute Singkat, Pilih Lihat Pemandangan Alam atau Via Tol
Ilustrasi panorama kawasan Prigen Pasuruan. (Instagram @inipasuruan)
12:56
9 Februari 2026

3 Pilihan Jalur dari Prigen ke Mojokerto: Rute Singkat, Pilih Lihat Pemandangan Alam atau Via Tol

 

- Perjalanan darat dari kawasan Prigen, Kabupaten Pasuruan, menuju Mojokerto kerap menjadi pilihan favorit wisatawan maupun masyarakat lokal.

Selain jaraknya relatif dekat, rute Prigen ke Mojokerto ini juga menawarkan lanskap pegunungan yang khas Jawa Timur, mulai dari lereng Gunung Arjuno–Welirang hingga perbukitan di sekitar Trawas dan Pacet.

Namun di balik keindahannya, jalur Prigen ke Mojokerto dikenal memiliki karakter jalan yang menantang.

Tanjakan panjang, tikungan tajam, hingga kondisi cuaca yang cepat berubah membuat pengendara perlu memahami rute dengan baik sebelum berangkat.\

Karena itu, mengetahui pilihan jalur yang tersedia menjadi kunci agar perjalanan tetap aman, nyaman, dan efisien.bSecara umum, ada tiga jalur utama yang biasa digunakan dari Prigen ke Mojokerto.

Masing-masing memiliki keunggulan dan catatan tersendiri, tergantung kebutuhan perjalanan, jenis kendaraan, serta pengalaman berkendara. Berikut pilihannya:

1. Jalur Utama via Trawas: Paling Singkat, Tapi Paling Menantang

Jalur Prigen–Trawas–Mojosari–Mojokerto Kota bisa dibilang sebagai rute paling populer sekaligus paling singkat.

Dari kawasan Tretes atau Prigen, kendaraan langsung diarahkan menuju Trawas, wilayah perbukitan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Mojokerto.

Sepanjang perjalanan, pengendara akan melewati jalan dua arah dengan kontur naik turun dan tikungan yang cukup rapat.

Jalur ini banyak dipilih karena memangkas jarak tempuh dan waktu perjalanan, terutama bagi kendaraan pribadi dan sepeda motor.

Keunggulan jalur via Trawas terletak pada aksesnya yang langsung terhubung ke Mojosari, salah satu pusat aktivitas di Kabupaten Mojokerto.

Dari Mojosari, perjalanan ke Kota Mojokerto relatif mudah dengan kondisi jalan yang lebih datar dan lebar.

Meski begitu, jalur ini menuntut konsentrasi penuh. Pada akhir pekan atau musim liburan, volume kendaraan meningkat tajam, terutama wisatawan yang menuju kawasan Pacet dan vila-vila di Trawas.

Kabut tipis juga kerap muncul di pagi dan malam hari, sehingga lampu kendaraan dan kecepatan rendah sangat disarankan.

2. Jalur Alternatif via Pandaan dan Tol: Lebih Nyaman, Minim Risiko

Bagi pengendara yang kurang nyaman dengan jalur pegunungan berliku, rute alternatif melalui Pandaan dan akses jalan tol bisa menjadi pilihan rasional.

Rutenya adalah Prigen–Pandaan–Gempol–Tol Surabaya–Mojokerto, lalu keluar di gerbang tol terdekat.

Meski jarak tempuh terlihat lebih memutar, jalur ini menawarkan kenyamanan yang lebih stabil.

Kondisi jalan relatif lurus, minim tanjakan ekstrem, dan cocok untuk kendaraan keluarga atau perjalanan dengan waktu tempuh yang terukur.

Keunggulan utama jalur ini adalah faktor keamanan dan konsistensi waktu. Risiko menghadapi tikungan tajam, jalan licin, atau kabut tebal bisa ditekan.

Selain itu, fasilitas jalan tol seperti rest area dan layanan darurat menjadi nilai tambah tersendiri.

Namun, pengguna jalur ini perlu memperhitungkan biaya tambahan berupa tarif tol dan konsumsi bahan bakar yang sedikit lebih besar.

Jalur ini lebih ideal bagi mereka yang mengutamakan kenyamanan dibandingkan jarak terpendek.

3. Jalur via Pacet: Favorit Road Trip dengan Bonus Panorama Alam

Pilihan jalur ketiga adalah rute Prigen–Trawas–Pacet–Mojosari–Mojokerto. Jalur ini sering dianggap sebagai versi 'wisata' dari rute utama, karena melewati kawasan Pacet yang terkenal dengan hutan pinus, udara sejuk, dan pemandangan lereng gunung.

Bagi pencinta road trip atau pengendara motor yang ingin menikmati perjalanan, jalur ini menawarkan pengalaman visual yang lebih kaya.

Banyak titik pemberhentian alami yang bisa dimanfaatkan untuk istirahat sejenak atau sekadar menikmati lanskap pegunungan.

Meski begitu, jalur Pacet juga memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi. Tikungan lebih tajam, tanjakan lebih panjang, dan beberapa ruas jalan relatif sempit.

Jalur ini kurang disarankan bagi pengemudi pemula atau kendaraan dengan performa mesin dan pengereman yang kurang optimal.

Tips Aman Melintasi Jalur Prigen–Mojokerto

Apa pun rute yang dipilih, kondisi kendaraan menjadi faktor penentu keselamatan. Pastikan rem, ban, dan sistem pendingin mesin berada dalam kondisi prima, terutama saat melewati jalur Trawas dan Pacet.

Pengendara juga disarankan untuk menghindari perjalanan malam hari jika belum familiar dengan medan.

Selain visibilitas terbatas, risiko kabut dan jalan licin lebih tinggi. Jika bepergian di akhir pekan, berangkat lebih pagi bisa membantu menghindari kepadatan lalu lintas.

Bagi pengguna sepeda motor, gunakan perlengkapan berkendara lengkap dan hindari memacu kendaraan di tikungan. Jalur ini memang indah, tetapi tetap memerlukan kewaspadaan ekstra.

Menyesuaikan Rute dengan Kebutuhan Perjalanan

Setiap jalur dari Prigen ke Mojokerto memiliki karakter berbeda. Jalur Trawas cocok bagi yang ingin cepat sampai dan sudah terbiasa dengan medan pegunungan. Jalur Pandaan–tol lebih ramah untuk perjalanan santai dan minim risiko.

Sementara jalur Pacet menawarkan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan, dengan catatan kesiapan kendaraan dan pengendara.

Dengan memahami kelebihan dan tantangan masing-masing rute, perjalanan dari Prigen ke Mojokerto tidak hanya menjadi soal sampai tujuan, tetapi juga pengalaman perjalanan yang aman dan menyenangkan.

 

Editor: Bayu Putra

Tag:  #pilihan #jalur #dari #prigen #mojokerto #rute #singkat #pilih #lihat #pemandangan #alam #atau

KOMENTAR