Imbas Gempa Susulan Jogja, 17 Kereta Api Sempat Berhenti Sementara 
Ilustrasi penumpang kereta api di stasiun kereta.(Kompas.com/ MUHAMAD SYAHRI ROMDHON)
17:42
27 Januari 2026

Imbas Gempa Susulan Jogja, 17 Kereta Api Sempat Berhenti Sementara 

Imbas gempa susulan yang dirasakan di Yogyakarta, sebanyak 17 kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta dilaporkan sempat berhenti sementara untuk pemeriksaan kondisi prasarana pascagempa.

"KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan terima kasih atas kesabaran para pelanggan atas kondisi tersebut. Pemeriksaan prasarana pasca gempa merupakan prosedur yang wajib dilakukan KAI untuk memastikan aspek keselamatan tetap terjaga.” 

Pernyataan tersebut disampaikan Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih dalam siaran resmi, Selasa (27/1/2026).

KAI Daop 6 Yogyakarta juga memastikan semua perjalanan KA dalam keadaan selamat dan aman pascaterjadi gempa kedua yang dirasakan di beberapa wilayah KAI Daop 6 Yogyakarta, pada Selasa (27/1) siang pukul 13.15 WIB. 

Kata Feni, tim lapangan KAI Daop 6 langsung melakukan pemeriksaan prasarana secara menyeluruh meliputi jembatan, jalur rel dan prasarana pendukung lainnya.

Setelah hasil pemeriksaan tim lapangan menyatakan semua lintas dan jalur KA aman, pada pukul 13.38 WIB semua kereta api diizinkan melanjutkan perjalanan kembali.

Berikut daftar 17 KA yang sempat berhenti pascagempa kedua di Jogja:

  • KA 46 Taksaka 
  • KA 724 Comuter line Yogyakarta-Palur
  • KA 74 Fajar Utama Solo
  • KA 6 Argo Semeru
  • KA 78B Lodaya
  • KA 10A Argo Wilis
  • KA 705 Comuter line Palur-Yogyakarta
  • KA 235F Sancaka Utara 
  • KA 257 Progo
  • KA 504 Prameks Kutoarjo-Yogyakarta
  • KA 188 Joglosemarkerto 
  • KA 153 Ranggajati 
  • KA 154 Ranggajati 
  • KA 167B Kertanegara 
  • KA 5 Argo semeru
  • KA 573B BIAS 
  • KA 2603 Mawalo Tanker 

"KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan terima kasih atas kesabaran para pelanggan atas kondisi tersebut. KAI Daop 6 Yogyakarta berkomitmen untuk selalu memprioritaskan keselamatan perjalanan kereta api," ujar Feni.

Sebelumnya diberitakan Kompas.com (27/1/2026) Gempa bumi bermagnitudo 4,4 mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta pada Selasa (27/1/2026) pukul 13.15 WIB.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun resminya di Twitter, pusat gempa berada di koordinat 7,87 Lintang Selatan dan 110,49 Bujur Timur.

Lokasi gempa disebut berada sekitar 15 kilometer timur laut Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan kedalaman 11 kilometer.

BMKG menyampaikan bahwa informasi tersebut mengutamakan kecepatan penyampaian kepada publik.

"Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG.

Berdasarkan laporan kontributor Kompas.com di DIY, gempa terasa kencang di Bantul, Sleman, dan Kota Yogyakarta.

Tag:  #imbas #gempa #susulan #jogja #kereta #sempat #berhenti #sementara

KOMENTAR