Masuk Singapura Makin Ketat di 2026, 7 Hal Ini Bisa Buat Kamu Gagal Terbang
Singapura memberlakukan aturan baru masuk bagi turis asing mulai 30 Januari 2026, dengan pengawasan yang lebih ketat bahkan sejak sebelum keberangkatan.
Dalam kebijakan terbaru ini, turis yang dinilai tidak memenuhi persyaratan bisa dilarang naik pesawat sejak dari bandara asal.
Dilansir dari Bangkok Post, Immigration and Checkpoints Authority (ICA) Singapura menyatakan bahwa kebijakan ini berlaku untuk seluruh maskapai penerbangan yang melayani rute menuju Singapura.
Artinya, proses penyaringan tidak lagi hanya dilakukan saat kedatangan, tetapi sudah dimulai sebelum pesawat lepas landas.
“Ini memperkuat keamanan perbatasan Singapura dengan mencegah potensi ancaman mencapai wilayah kita sejak awal,” demikian keterangan resmi ICA.
Hal yang bisa membuat wisatawan gagal terbang ke Singapura
Dalam skema baru ini, setiap wisatawan wajib mengisi kartu kedatangan elektronik (e-arrival card) paling lambat tiga hari sebelum keberangkatan. Data tersebut akan dianalisis oleh otoritas imigrasi Singapura.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, ICA akan menginformasikan identitas wisatawan yang tidak diizinkan masuk kepada pihak maskapai. Maskapai kemudian wajib menolak keberangkatan penumpang tersebut menuju Singapura.
Dengan kata lain, maskapai kini memiliki peran krusial dalam memastikan hanya penumpang yang telah “lolos saring” yang dapat terbang ke Singapura.
Jika maskapai kedapatan melanggar ketentuan ini, sanksi yang dikenakan tidak ringan. Denda dapat mencapai 10.000 dollar Singapura atau sekitar Rp 132 juta, sebagaimana tercantum di situs resmi ICA. Selain denda, terdapat pula ancaman hukuman penjara hingga enam bulan.
Jadi, apa saja yang membuat kamu gagal terbang ke Singapura?
1. Tidak mengisi Singapore Arrival Card (SG Arrival Card)
Semua wisatawan wajib mengisi kartu kedatangan elektronik maksimal tiga hari sebelum keberangkatan. Jika belum mengisi atau datanya bermasalah, wisatawan bisa ditolak naik pesawat.
2. Data di SG Arrival Card tidak sesuai paspor
Kesalahan kecil bisa membuat sistem menandai wisatawan sebagai tidak memenuhi syarat, lalu maskapai akan diminta menolak keberangkatan, seperti:
- nama tidak sama persis
- nomor paspor keliru
- tanggal lahir berbeda
3. Paspor kurang dari 6 bulan masa berlaku
Singapura mewajibkan paspor dengan masa berlaku minimal 6 bulan sejak tanggal kedatangan. Jika tidak memenuhi, wisatawan bisa langsung ditolak oleh maskapai di bandara asal.
4. Tidak memenuhi ketentuan visa (jika diwajibkan)
Bagi wisatawan dari negara yang wajib visa, visa harus sudah disetujui sebelum terbang.
Jika visa tidak ada, tidak valid, atau tidak sesuai tujuan perjalanan, wisatawan tidak akan diizinkan terbang.
5. Riwayat perjalanan atau status dinilai bermasalah
ICA kini melakukan penyaringan sebelum keberangkatan. Jika seseorang masuk daftar tidak diizinkan masuk (no-boarding directive), maskapai wajib menolak penumpang tersebut meski tiket sudah dibeli.
6. Informasi perjalanan tidak jelas atau tidak meyakinkan
Hal yang bisa memicu penilaian risiko dan berujung larangan terbang, antara lain:
- tidak mencantumkan alamat menginap
- rencana perjalanan tidak konsisten
- data perjalanan berubah-ubah
7. Dokumen kesehatan tertentu tidak dipenuhi (jika berlaku)
Dalam kasus tertentu, wisatawan yang datang dari atau transit di negara berisiko penyakit tertentu (misalnya demam kuning) wajib membawa sertifikat vaksin. Jika tidak, keberangkatan bisa ditolak.
Ilustrasi pesawat Airbus A380 yang dioperasikan maskapai penerbangan Singapore Airlines.
Jika dilarang terbang, apa yang bisa dilakukan?
Bagi turis yang sudah terlanjur dilarang naik pesawat namun tetap ingin berkunjung ke Singapura, ICA menyediakan mekanisme pengajuan ulang. Pelancong diminta mengirim permohonan melalui ICA Feedback Channel Untuk meminta persetujuan masuk.
Apabila persetujuan telah diberikan oleh pihak imigrasi Singapura, turis dapat menjadwalkan ulang penerbanganke Singapura.
Sebagai catatan, Indonesia saat ini menjadi penyumbang wisatawan asing terbesar kedua ke Singapura, dengan total sekitar 2,2 juta kunjungan, sementara posisi pertama masih ditempati oleh China.
Dengan tingginya arus kunjungan tersebut, aturan baru ini menjadi pengingat penting agar wisatawan memastikan seluruh persyaratan dipenuhi sebelum berangkat.
Tag: #masuk #singapura #makin #ketat #2026 #bisa #buat #kamu #gagal #terbang