Presiden Prabowo Tegaskan Dukung Gubernur DKI Pramono Anung Meski Beda Partai Politik
Presiden Prabowo menyampaikan taklimat saat membuka Rakornas Pusat dan Daerah 2026 di Sentul, Bogor, hari ini (2/2). (Tangkapan Layar YouTube Setpres)
16:24
2 Februari 2026

Presiden Prabowo Tegaskan Dukung Gubernur DKI Pramono Anung Meski Beda Partai Politik

- Pemerintah Pusat di bawah kendali Presiden Prabowo Subianto memastikan dukungan kepada semua kepala daerah di Indonesia tanpa kecuali. Dia menjamin tidak ada perbedaan untuk kepala daerah dari Partai Gerindra maupun partai lain. Termasuk Pramono Anung dari PDI Perjuangan yang kini bertugas sebagai gubernur DKI Jakarta.

Dalam taklimat yang disampaikan oleh Prabowo pada acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar), pada Senin (2/2), dia mengungkapkan bahwa dirinya punya kewajiban kepada seluruh rakyat Indonesia, termasuk rakyat Jakarta.

”Pak Pram dari PDIP, tapi tetap saya akan dukung sebagai gubernur DKI. Karena tugas saya, kewajiban saya adalah seluruh rakyat Indonesia, termasuk rakyat DKI. Walaupun gubernurnya partai lain, saya akan dukung beliau supaya DKI aman dan selamat. Kan begitu, nanti 2029 ya terserah. Iya kan, nggak apa-apa,” kata Prabowo.

Melalui taklimat yang sama, Prabowo menegaskan bahwa dirinya mengupayakan setiap program terlaksana di seluruh Indonesia. Termasuk di daerah-daerah yang mayoritas masyarakatnya tidak memilih Prabowo-Gibran dalam pemilu 2024 lalu. Misalnya Sumatera Barat (Sumbar) dan Aceh. Program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap terlaksana di daerah tersebut.

”Saya tidak akan tanya ini gubernurnya partai mana ya, dulu pilih calon nomor 1, nomor 2, atau nomor 3. Saya nggak akan tanya. Buktinya, saya kalah di Sumatera Barat, tapi tetap MBG sampai ke Sumatera Barat, tetap (jalan program) Koperasi Merah Putih, tetap kita bangun, kita rehabilitasi Sumatera Barat,” ujarnya.

Selain Sumbar, Prabowo turut menyinggung daerah lain seperti Aceh. Dia menyampaikan bahwa, meski kalah di Aceh saat pilpres lalu, dia tetap membangun Aceh secara total dengan segenap sumber daya yang dimiliki.

”Saya juga kalah di Aceh. Tapi, tetap kita bangun Aceh habis-habisan. Nggak ada, tidak boleh ada permusuhan, tidak boleh ada sakit hati. Kalah menang biasa, karena kita mengabdi untuk bangsa dan rakyat Indonesia,” tegasnya.

Menurut Prabowo, persaingan dalam pemilu adalah hal biasa. Ketika muncul calon-calon untuk berkontestasi memenangkan pemilu, dia menyebut, itu bagus. Namun demikian, setelah pengumuman pemenang pemilu, semua pihak harus menerima. Bahkan wajib bekerja sama demi kepentingan bangsa, negara, dan rakyat Indonesia.

”Kita semua bergerak. Jadi persaingan, pertandingan ya pertandingan. Kalau ada pemilihan harus ada pemilihan, 2 calon, 3 calon, 5 calon, nggak apa-apa bagus. Tapi, begitu selesai, sudahlah kerja,” ajaknya.

 

 

Editor: Kuswandi

Tag:  #presiden #prabowo #tegaskan #dukung #gubernur #pramono #anung #meski #beda #partai #politik

KOMENTAR