Kereta Dialihkan karena Banjir? Ini 6 Jalur Alternatif yang Tetap Bisa Dipakai
Stasiun Bandung./KAI
18:21
21 Januari 2026

Kereta Dialihkan karena Banjir? Ini 6 Jalur Alternatif yang Tetap Bisa Dipakai

 

- Banjir yang merendam jalur kereta di wilayah Pantura Jawa ikut mengganggu perjalanan kereta api jarak jauh. Lintas Pekalongan hingga Semarang menjadi titik krusial yang kerap memaksa pengalihan rute, bahkan pembatalan perjalanan.

Dalam kondisi seperti ini, penumpang sering dihadapkan pada pilihan sulit: menunggu, membatalkan perjalanan, atau mencari jalur alternatif. Faktanya, saat jalur utara tidak memungkinkan dilalui, masih ada beberapa jalur alternatif yang relatif aman dan tetap bisa digunakan.

Jalur-jalur ini sebagian besar berada di wilayah selatan Jawa dan sudah lama menjadi rute andalan kereta jarak jauh. Berikut enam jalur alternatif yang bisa dijadikan acuan saat terjadi pengalihan akibat banjir.

1. Jalur Bandung–Tasikmalaya–Banjar

Lintasan ini menjadi pintu masuk utama menuju jalur selatan Jawa. Kereta dari Bandung atau Jakarta kerap diarahkan ke jalur ini untuk menghindari Pantura. Selain relatif aman dari banjir, jalur ini melintasi daerah perbukitan dengan sistem drainase yang lebih baik.

2. Jalur Banjar–Kroya (Lintas Selatan Jawa Tengah)

Dari Banjar, kereta masuk ke wilayah Jawa Tengah bagian selatan menuju Kroya, stasiun percabangan strategis. Jalur ini menjadi tulang punggung pengalihan karena menghubungkan Jawa Barat dan Jawa Tengah tanpa melewati Semarang.

3. Jalur Kroya–Kutoarjo–Jogjakarta

Lintasan ini sering digunakan sebagai jalur utama saat pengalihan. Kereta dari barat Jawa yang menuju Jogjakarta, Solo, atau Surabaya diarahkan melalui Kutoarjo dan Lempuyangan. Jalur ini dikenal relatif stabil meski hujan turun dalam intensitas tinggi.

4. Jalur Jogjakarta–Solo–Madiun

Setelah melewati Jogjakarta, kereta melanjutkan perjalanan ke timur melalui Solo dan Madiun. Jalur ini menjadi penghubung penting menuju Jawa Timur tanpa harus kembali ke Pantura.

5. Jalur Madiun–Jombang–Surabaya

Lintasan selatan Jawa Timur ini mengantarkan kereta ke Surabaya Gubeng atau Wonokromo. Meski memutar, jalur ini tetap menjadi opsi aman saat jalur utara Jawa Timur ikut terdampak cuaca ekstrem.

6. Jalur Jakarta–Kutoarjo via Selatan

Untuk relasi dari Jakarta, kereta seperti Taksaka, Sawunggalih, Kutojaya Selatan, hingga Progo tetap bisa melaju melalui jalur selatan. Jalur ini menjadi alternatif paling realistis bagi penumpang dari ibu kota saat Pantura lumpuh.

Kenapa Jalur Selatan jadi Andalan?

Secara geografis, jalur selatan Jawa berada jauh dari pesisir sehingga lebih aman dari banjir rob dan luapan sungai besar. Inilah alasan mengapa KAI kerap memilih jalur ini sebagai solusi saat Pantura terganggu.

Namun, penumpang tetap perlu memahami bahwa jalur selatan bukan tanpa risiko. Kontur pegunungan membuat potensi longsor tetap ada, terutama saat hujan ekstrem berlangsung lama.

Agar perjalanan tetap nyaman, penumpang disarankan untuk memantau pengumuman resmi KAI melalui media sosial resmi mereka yang selalu update berkala. Penumpang juga disarankan untuk fleksibel terhadap perubahan jadwal dan waktu tempuh.

Dalam kondisi terburuk, penumpang wajib menyiapkan rencana cadangan terkait rencana perjalanan mereka dan memahami rute yang dilalui agar tidak kaget dengan durasi perjalanan.

Saat kereta dialihkan karena banjir, memahami jalur alternatif menjadi kunci. Dengan informasi yang tepat, penumpang bisa tetap melanjutkan perjalanan tanpa panik, meski rute yang ditempuh tidak lagi seperti biasanya.

 

Editor: Estu Suryowati

Tag:  #kereta #dialihkan #karena #banjir #jalur #alternatif #yang #tetap #bisa #dipakai

KOMENTAR