

Kijang Innova Reborn. (TAM)


Jenis BBM untuk Kijang Innova Reborn, Ada Bensin dan Diesel, Kenali Bedanya
- 2015 lalu, PT Toyota-Astra Motor meluncurkan All New Kijang Innova dengan tampilan yang sama sekali berbeda dan performa yang semakin baik. Melalui tema The Legend Reborn, kendaraan terbaru dari Toyota ini kemudian dikenal dengan sebutan Innova Reborn. Kijang Innova Reborn hadir platform yang sama sekali baru terlihat pada desain dan performa yang melampaui generasi terdahulu. Generasi Kijang yang masih banyak dicari itu juga didukung mesin anyar dengan performa terbaik serta fitur-fitur kelas wahid. All New Kijang Innova Reborn tersebut mendapat pasokan mesin anyar yang hadirkan efisiensi serta performa yang lebih baik. Grade mesin bensin menggunakan mesin 1TR-FE berkapasitas 1.998 cc dengan tenaga 139 ps serta torsi pada 18.7 kgm yang memberikan efisiensi lebih baik dibandingkan dengan generasi terdaulu berkat dukungan teknologi Dual VVT-i. Sementara, grade diesel mendapat pasokan mesin sama sekali baru dari GD-series. Mesin 2GD-FTV berkapasitas 2.393 cc didukung oleh teknologi Variable Nozzle Turbo (VNT) dengan intercooler, menghasilkan tenaga 149 ps serta torsi 34.9 kgm (5-speed M/T) dan 36.7 kgm (6-speed A/T), memberikan performa yang dahsyat namun tetap menghadirkan efisiensi bahan bakar. Konsumen mendapat pilihan transmisi terbaru dengan 6-speed Automatic Sport Sequetial Shiftmatic untuk berkendara yang lebih fun dengan performa mumpuni serta efisiensi terbaik. Sementara transmisi manual 5-speed juga menghadirkan pengalaman berkendara secara efisien. All New Kijang Innova kini hadir dengan fitur terbaru Drive Mode (Normal Mode, Eco Mode, and Power Mode) yang umumnya terdapat pada kendaraan segmen lebih tinggi. Hadir dengan dua pilihan mesin yang berbeda, jenis BBM untuk Kijang Innova Reborn juga berbeda. Satu jelas bensin, satunya lagi diesel. Untuk yang bermesin diesel juga tidak boleh menenggak sembarang solar. Pengguna mobil Toyota bermesin diesel seperti Toyota Fortuner dan Toyota Kijang Innova Reborn direkomendasikan untuk menggunakan jenis BBM diesel yang rendah sulfur. Jangan sembarangan. Sebab, jika tidak sesuai dengan apa yang disarankan oleh pabrikan, dalam jangka waktu pendek atau panjang bisa terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kerusakan pada mesin. Tujuan menggunakan bahan bakar diesel yang memiliki kandungan sulfur lebih kecil atau rendah, agar emisi gas buang terjaga rendah dan filter tetap bersih. Jika kandungan sulfurnya rendah maka emisi gas buang menjadi bersih, dan juga filter solar dan ruang bakarnya menjadi ikutan bersih. Untungnya sekarang ini sudah banyak pilihan bahan bakar diesel yang kandungan sulfurnya jauh lebih baik, minimal Dexlite dari Pertamina atau lebih bagus Pertamina Dex. Dari Shell ada jenis BBM bernama Diesel Extra. Sementara dari BP ada BP Diesel. Intinya jangan menenggak solbus atau solar busuk yang biasa digunakan oleh truk atau mesin diesel terdahulu. Apabila di luar kota tidak tersedia bahan bakar yang baik, maka tidak masalah pakai yang di bawah rekomendasi, tetapi dengan catatan setelah itu langsung diisi lagi dengan BBM yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Sementara untuk yang bermesin bensin, juga sama. Berdasarkan buku panduan manual Kijang Innova Reborn, versi bensin wajib menggunakan bahan bakar tanpa timbal. Angka oktannya minimal 91 atau lebih tinggi. Artinya BBM yang digunakan paling tidak BBM RON 92 sekelas Pertamax. Pertamax Turbo juga oke. Sementara dari kompetitor seperti Vivo ada Revvo 92, Shell dengan Super atau lebih bagus V-Power dan BP dengan jenis BBM BP 92.7. Ingat, untuk mobil kesayangan jangan pelit. Selain itu, mencegah juga lebih baik dari pada mengobati. Penggunaan BBM yang tepat dapat memperpanjang usia pakai komponen dan mobil itu sendiri.
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tag: #jenis #untuk #kijang #innova #reborn #bensin #diesel #kenali #bedanya